Pakar UNAIR Ungkap Faktor Pemicu Kebakaran Hutan
- 25 Agt 2026 07:07 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Kebakaran hutan dan lahan menjadi ancaman bencana yang membutuhkan kesiapsiagaan setiap waktu. Dosen dan pakar Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga, Dr. Eko Prasetyo Kuncoro, S.T., DEA, mengatakan berbagai faktor dapat memicu kebakaran hutan.
Menurutnya, cuaca ekstrem, suhu tinggi, serta aktivitas manusia dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. “Berbagai pemicu yang ada antara lain cuaca ekstrem, panas, kebakaran hutan, temperatur yang tinggi, serta ulah manusia,” ujar Eko, Senin, 24 Agustus 20226.
Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten untuk mengurangi potensi bencana kebakaran hutan. Eko menilai langkah preventif tidak cukup jika tidak disertai rencana tanggap darurat yang jelas dan memadai.
“Kalau usaha-usaha preventif sudah ada dan bagus, rencana tanggap darurat jika bencana terjadi juga harus ada,” katanya. Menurut Eko, setiap daerah perlu memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dalam menghadapi kebakaran.
SOP tersebut harus mengatur langkah yang dilakukan sejak kebakaran terjadi hingga proses penanganan dan pengendaliannya. “Misalkan terjadi kebakaran, harus ada suatu SOP yang jelas dan juga memadai,” ujarnya.
Ia menegaskan, kesiapsiagaan tidak dapat dilakukan sekadar menyediakan peralatan atau rencana secara ala kadarnya. Penanganan bencana membutuhkan perencanaan matang agar seluruh pihak memahami tugas dan tindakan yang harus dilakukan.
“Kalau hanya ada bencana ala kadarnya, itu tidak bisa. Semua harus direncanakan dan dipahami,” kata Eko. Eko berharap penguatan pencegahan dan kesiapsiagaan dapat dilakukan secara beriringan untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....