Disbudporapar Surabaya Bekali Pemuda
- 23 Agt 2026 12:24 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya membekali pemuda usia 16 hingga 30 tahun melalui pelatihan dan magang praktik usaha minuman kekinian. Program bertajuk “Belajar, Praktik, Siap Jualan” ini dirancang untuk memperkuat keterampilan kewirausahaan sekaligus mendorong pemuda berani mengembangkan peluang usaha.
Pelatihan berlangsung pada 19–21 Agustus 2026, pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Peserta mendapatkan materi pengolahan minuman kekinian, pengembangan produk, branding, hingga digital marketing yang dipadukan dengan praktik secara langsung.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Adonikam Atmoko Adi, selaku Ketua Tim Kerja Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya. Dalam pembukaan, peserta didorong memanfaatkan pelatihan sebagai ruang untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membangun keberanian memulai usaha.
“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong peserta untuk berani mempraktikkan dan mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi peluang usaha,” ujar Adonikam dalam kegiatan tersebut.
Materi pelatihan menghadirkan Amri Nur Jamal, Founder JML Food Station Plasa Marina sekaligus Pengelola Kafe Sinema Surabaya, serta Mohammad Fahrul Reza, F&B Practitioner & Consultant, Coffee Enthusiast, Creative and Brand Storyteller. Reza juga memiliki sertifikat dari ABCD School of Coffee Jakarta, sehingga peserta memperoleh wawasan mengenai pengolahan minuman sekaligus perkembangan industri F&B.
Tidak hanya berfokus pada kemampuan membuat minuman, peserta juga dibekali pemahaman mengenai identitas merek dan strategi pemasaran. Peserta diarahkan agar mampu menciptakan produk dengan kemasan dan karakter yang menarik, sekaligus memanfaatkan kanal digital untuk menjangkau konsumen.
Dalam penyelenggaraannya, Probest Professional Indonesia dipercaya sebagai vendor pendukung program. Kolaborasi tersebut diharapkan membuat proses pembelajaran lebih aplikatif sehingga peserta dapat menghubungkan materi yang diperoleh dengan situasi usaha secara nyata.
Usai mengikuti pelatihan, peserta melanjutkan program melalui magang praktik pada 26–28 Agustus 2026 di GNI Surabaya, Jalan Bubutan Nomor 85–87, Kecamatan Bubutan. Melalui rangkaian pelatihan dan magang ini, Disbudporapar Surabaya berharap pemuda tidak hanya terampil membuat minuman kekinian, tetapi juga mampu membangun merek, melakukan pemasaran digital, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....