Ribuan Mahasiswa NTT di Surabaya Terdampak Gempa, PDIP Salurkan Bantuan
- 22 Agt 2026 21:35 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) turut berdampak pada mahasiswa asal daerah tersebut yang tengah menempuh pendidikan di Surabaya. Kondisi itu mendorong DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggalang bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan mahasiswa selama situasi darurat.
Bantuan disalurkan dalam bentuk ratusan paket sembako kepada mahasiswa asal NTT. Kegiatan bakti sosial tersebut digelar bersama Forum Komunikasi Pemuda NTT (FKP NTT) Surabaya dan dipimpin Ketua DPC PDIP Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Armuji mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDIP Surabaya. Menurutnya, perhatian perlu diberikan karena banyak keluarga mahasiswa di NTT ikut terdampak bencana.
“Kami melihat banyak keluarga mahasiswa di NTT yang terdampak gempa. Komunikasi terhambat, listrik padam, aktivitas ekonomi juga terganggu. Karena itu kami berinisiatif bergotong royong mengumpulkan bantuan sembako untuk meringankan beban adik-adik mahasiswa yang sedang kuliah di Surabaya,” ujar Armuji, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Selain bantuan sembako, DPC PDIP Surabaya menyiapkan ruang komunikasi bagi mahasiswa NTT yang membutuhkan dukungan. Posko akan dibuka di kantor partai di kawasan Jalan Stail Surabaya.
Mahasiswa dapat memanfaatkan posko tersebut untuk menyampaikan kebutuhan maupun berkomunikasi selama kondisi di daerah asal mereka belum pulih. Armuji menegaskan perhatian terhadap mahasiswa perantauan menjadi bagian dari tanggung jawabnya sebagai Wakil Wali Kota Surabaya.
“Sebagai kepala daerah dan Ketua DPC PDIP Surabaya, saya merasa bertanggung jawab terhadap adik-adik yang datang jauh dari NTT untuk menempuh pendidikan di Surabaya. Jika ada kebutuhan atau kesulitan, silakan berkomunikasi dengan kami,” katanya.
Armuji menambahkan bantuan tersebut juga merupakan bagian dari tindak lanjut arahan internal partai untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut intruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati supaya membantu korban gempa NTT," imbuh Armuji.
Sekretaris Wilayah Forum Pemuda NTT, Filmon Lai, menyampaikan kondisi di sejumlah wilayah Flores masih belum sepenuhnya stabil. Gempa susulan masih dirasakan di sejumlah daerah setelah gempa utama berkekuatan 7,7 magnitudo pada 15 Agustus 2026.
Dampaknya turut dirasakan mahasiswa NTT yang berada di Surabaya. Gangguan komunikasi dan listrik membuat sebagian mahasiswa kesulitan menerima kiriman biaya pendidikan maupun kebutuhan sehari-hari dari keluarga.
“Banyak mahasiswa yang orang tuanya terdampak langsung. Komunikasi masih putus-sambung karena listrik padam. Otomatis pengiriman biaya kuliah dan kebutuhan hidup juga terganggu, apalagi sekarang mendekati masa pengisian KRS untuk semester baru," tuturnya.
Filmon mengapresiasi kepedulian DPC PDIP Surabaya yang memberikan bantuan di tengah kondisi tersebut. Ia menilai dukungan yang diberikan tidak hanya membantu kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan rasa diperhatikan kepada mahasiswa NTT.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Armuji dan DPC PDIP Surabaya yang hadir dan memikirkan kondisi mahasiswa NTT. Ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga dukungan moral bagi kami,” ujarnya.
Forum Pemuda NTT berharap perhatian terhadap mahasiswa terdampak dapat berlanjut melalui kebijakan yang meringankan beban pendidikan. Salah satunya berupa stimulus atau keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa.
Armuji juga mengajak masyarakat Surabaya untuk ikut menunjukkan kepedulian terhadap warga NTT. Ia berharap kondisi di wilayah terdampak segera pulih agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga. Kami berdoa agar saudara-saudara kita di NTT diberi kekuatan, kesehatan, dan kondisi di sana segera pulih kembali," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....