Mahasiswa UINSA Segel Kampus, Bentuk Tindakan Tegas Tuntut Perubahan Pimpinan

  • 21 Sep 2026 16:04 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Aksi penyampaian aspirasi oleh mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya terus berlanjut. Sebagai bentuk penegakan tuntutan, massa aksi mahasiswa melakukan penyegelan terhadap dua gerbang kampus pada hari Senin, 21 September 2026 sejak pukul 07.00 WIB pagi.

Fadlurrakhman Fazle, selaku Wakil Presbem UINSA, menjelaskan langkah penyegelan ini dilakukan berdasarkan hasil konsolidasi internal organisasi mahasiswa (Ormawa). Meski begitu, pihaknya tidak menutup akses sepenuhnya bagi dosen maupun mahasiswa yang masih ingin melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

“Penyegelan ini menjadi bukti nyata kekecewaan dan harapan mahasiswa agar seluruh tuntutan segera dipenuhi. Kami tidak menutup total akses kampus, pintu belakang masih dibuka dalam pengawasan ketat mahasiswa agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan,” ujar Ale, panggilan akrabnya.

Dirinya menambahkan bahwa aksi penyegelan ini direncanakan bertahan hingga beberapa hari ke depan sampai ada kejelasan dan realisasi tuntutan, yaitu penurunan jabatan Rektor UINSA, Prof. Muzakki. Sementara Ketua Tim Kemahasiswaan UINSA Mochamad Farid Syihabuddin, menyampaikan pihak kampus menghormati hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, namun, ia mengingatkan agar dampak aksi tersebut tidak merugikan mahasiswa itu sendiri maupun mengganggu jalannya pekerjaan staf kampus.

“Mereka itu kan berhak untuk menyampaikan aspirasi. Kami juga tidak bisa masuk dari tadi pagi. Ya sebenarnya harus ada kerjaan yang diselesaikan, tapi kondisinya seperti ini, ya sudah kami mengerti kondisi kampus dan teman-teman mahasiswa yang ada di sini,” ucap Farid.

Selain menggelar aksi massa di lingkungan kampus, mahasiswa UINSA juga menempuh jalur audiensi dan diplomasi. Pihaknya memastikan saat ini telah mengirimkan permohonan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) ke Komisi VIII DPR RI serta audiens ke Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Melalui langkah tersebut, mahasiswa optimistis langkah perjuangan mereka baik melalui aksi di lapangan maupun jalur hukum dan legislatif dapat membawa perubahan dan mengevaluasi kepemimpinan di UINSA menjadi lebih baik lagi kedepannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....