BMKG: Rangkaian Gempa di Tiga Wilayah Belum Terbukti Berkaitan

  • 22 Agt 2026 13:01 WIB
  •  Surabaya

RR8.CO.ID, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut rangkaian gempa di Sulawesi, Sumatera, dan Flores tidak serta-merta saling berkaitan. Pj Kendali Mutu Data Gempa dan Tsunami BMKG, Dr. Pepen Supendi, mengatakan setiap kejadian gempa memiliki sumber dan rezim tektonik tersendiri.

Setiap gempa memiliki karakteristik, sumber, serta zona tektonik yang berbeda. “Setiap event gempa itu unik dan memiliki sumbernya tersendiri,” ujar Pepen, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Menurutnya, keterkaitan antargempa melalui mekanisme triggering atau dynamic triggering masih membutuhkan pembuktian melalui penelitian. Karena itu, kejadian gempa di sejumlah wilayah dalam waktu berdekatan belum dapat disebut saling memicu.

“Sejauh ini itu hanya kebetulan event yang terjadi di Sulawesi, Sumatera dan Flores,” katanya. Pepen menjelaskan, masing-masing gempa dapat terjadi karena sumber gempanya memang telah memasuki waktu pelepasan energi.

Kesamaan waktu kejadian antargempa belum cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya hubungan tektonik. Sementara itu, Dosen Seismologi Departemen Teknik Geofisika ITS, Kadek Hendrawan Palgunadi, Ph.D., menilai kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya gempa semakin meningkat.

Masyarakat mulai meninjau kembali kondisi wilayah tempat tinggal dan potensi sesar di sekitarnya. “Setiap terjadinya gempa, masyarakat sudah cukup sadar untuk melihat kembali daerah mereka apakah termasuk zona bahaya atau tidak,” kata Kadek.

Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi melalui media sosial turut mendorong peningkatan kesadaran masyarakat. Namun, informasi tersebut tetap perlu disaring agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru.

Kadek mengimbau masyarakat mengutamakan informasi dari kanal resmi pemerintah, terutama BMKG dan BNPB. Langkah tersebut penting agar informasi mengenai gempa, potensi tsunami, maupun mitigasi bencana yang diterima masyarakat dapat dipertanggungjawabkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....