Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Brantas

  • 18 Agt 2026 23:31 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Pencarian korban kecelakaan di Sungai Brantas, kawasan Jalan Mlirip Rowo, sekitar Rolag Songo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, berakhir setelah hampir 20 jam. Dicky Alfarizi Wibawan (22), warga Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, ditemukan meninggal dunia pada Selasa 18 Agustus 2026 dini hari tadi.

‎Dicky sebelumnya dilaporkan tercebur ke Sungai Brantas setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor. Motor korban ditemukan lebih dahulu, sedangkan korban diduga terjebak di lumpur dasar sungai.

Humas BPBD Sidoarjo Yoli Wisnu mengatakan, korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian sejak laporan diterima. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RS Pusdik Gasum Sabhara Bhayangkara Porong.

‎“Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 01.40. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Pusdik Porong untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Yoli Wisnu, Selasa 18 Agustus 2026.

Menurut Yoli, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.15 WIB. Berdasarkan informasi awal, korban mengendarai sepeda motor dari arah barat menuju timur. Korban diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali hingga sepeda motornya terjatuh dan masuk ke aliran Sungai Brantas.

‎Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat memberikan pertolongan dan berhasil mengeluarkan sepeda motor korban. Namun, korban tidak ditemukan di permukaan karena diduga terjebak di lumpur dasar sungai. Kondisi itu membuat proses pencarian membutuhkan penanganan khusus.

‎“Warga sempat melakukan pertolongan dan berhasil mengevakuasi kendaraan korban. Namun, korban diketahui terjebak di lumpur di dasar Sungai Brantas sehingga proses pencarian dan evakuasi membutuhkan penanganan khusus,” kata Yoli.

‎Laporan kecelakaan diterima BPBD Sidoarjo sekitar pukul 07.00 WIB. Tim kemudian melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk memperluas pencarian di sekitar lokasi kejadian.

‎Operasi pencarian melibatkan BPBD Sidoarjo, Basarnas, BPBD Mojokerto, PMI Mojokerto, Polsek Tarik, Koramil, serta relawan dari Sidoarjo dan Mojokerto. Pencarian dilakukan hingga Senin malam dengan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi korban diperkirakan tercebur.

‎Setelah pencarian berlangsung berjam-jam, korban akhirnya ditemukan pada Selasa dini hari. Jenazah kemudian dievakuasi dari Sungai Brantas dan dibawa ke RS Pusdik Gasum Sabhara Bhayangkara Porong untuk proses penanganan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....