Delapan ABK Kapal Tenggelam di Bawean Dievakuasi Selamat
- 15 Sep 2026 21:46 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Delapan anak buah kapal (ABK) TB MT20-1301 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka awaki tenggelam di perairan barat Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. Kedelapan ABK sebelumnya menyelamatkan diri ke tongkang yang ditarik TB MT20-1301. Mereka kemudian dievakuasi oleh kapal SPOB BRM400 yang tengah melintas di kawasan tersebut.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. mengatakan, proses pencarian sempat dilakukan dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi.
"Saat informasi ABK telah terevakuasi kami terima, KN SAR 249 Permadi berada sekitar 16 mil laut dari posisi gerak kapal SPOB BRM400," kata Nanang, Selasa 15 September 2026.
Menurut Nanang, tim SAR Surabaya tidak melakukan pencegatan atau intercept terhadap SPOB BRM400. Kapal tersebut diketahui bergerak menuju Semarang dengan membawa delapan ABK yang telah dievakuasi.
Tim SAR Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang untuk memastikan seluruh korban tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Emas.
Pergerakan SPOB BRM400 juga dipantau bersama Kantor SAR Semarang dan sejumlah unsur maritim selama pelayaran dari perairan utara Jawa Timur menuju Jawa Tengah.
Sekitar pukul 16.30 WIB, RIB 01 Kantor SAR Semarang bergerak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju posisi SPOB BRM400 yang berjarak sekitar tiga mil laut dari pelabuhan.
Tim yang dipimpin Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Semarang itu tiba sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan awak kapal sekaligus mendata kondisi delapan ABK.
Hasil pemeriksaan memastikan seluruh ABK TB MT20-1301 dalam kondisi selamat. Delapan ABK tersebut yakni Laode Hartoni (31), nakhoda; Agus Sukris D. (53); Angga Sukmanegara (38); Muhamad Irfan (30); Arsuki (25); Lulus Faesal P. (24); Iis Agus S. (25); dan Satriadi (24).
Setelah dipastikan aman, SPOB BRM400 melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Emas. Kapal tiba di Dermaga Nusantara sekitar pukul 17.45 WIB.
Selanjutnya, sekitar pukul 18.00 WIB, kedelapan ABK dibawa ke Kantor KSOP Utama Tanjung Mas untuk menjalani proses lebih lanjut.
Operasi penyelamatan ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Semarang, Ditpolairud Polda Jatim dan Jateng, Satpolairud Gresik, UPP Bawean, SROP Bawean, agen kapal, Disnav Semarang, KSOP Utama Tanjung Mas, Pelindo Semarang, hingga Karantina Kesehatan Semarang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....