Thalita, Anak Penyandang Disabilitas Raih Juara 1 Vokal di Festival Kemerdekaan
- 18 Agt 2026 16:32 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Suara merdu dan penghayatan yang mendalam menggelegar di Suara Surabaya pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Di tengah kemeriahan acara, seorang anak bernama Thalita berhasil mencuri perhatian ribuan pasang mata yang hadir. Thalita, seorang anak penyandang disabilitas tunagrahita dan tunanetra ringan, sukses membuktikan bahwa keterbatasan fisik dan mental sama sekali tidak menyurutkan langkahnya untuk mengukir prestasi yang luar biasa.
Gadis cilik yang penuh semangat ini berhasil menyabet Juara 1 Lomba Vokal pada ajang Festival Kemerdekaan & 1st Anniversary kawanbaikidn. Kemenangan Thalita di atas panggung bukan sekadar tentang piala atau penghargaan, melainkan sebuah simbol ketangguhan dan bukti nyata bahwa ruang inklusi yang tepat mampu memancarkan bakat tersembunyi dari anak-anak berkebutuhan khusus.
Festival Kemerdekaan ini digelar bertepatan dengan perayaan ulang tahun pertama kawanbaikidn. Mengusung tema "Satu tahun bergerak, selamanya berdampak!", organisasi ini berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang yang merangkul semua kalangan tanpa membeda-bedakan latar belakang. Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung sangat meriah dan dipenuhi antusiasme tinggi dari para peserta serta pengunjung.
Rangkaian kegiatan yang dihadirkan pun sangat beragam dan dirancang untuk mengasah kreativitas. Selain Lomba Menyanyi yang dimenangi oleh Thalita, terdapat pula Lomba Menggambar, Lomba Mewarnai, dan Lomba Fashion Show yang diikuti oleh anak-anak dari pelbagai usia. Panggung Seni turut menyemarakkan suasana lewat berbagai penampilan bakat yang memukau sepanjang hari.
Tidak hanya menghadirkan kompetisi seni, acara ini juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Bekerja sama dengan Akasa Center, kawanbaikidn menyediakan fasilitas Screening & Konsultasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Layanan gratis ini dimanfaatkan oleh banyak orang tua untuk berkonsultasi langsung dengan para ahli mengenai tumbuh kembang dan pendampingan buah hati mereka.
Dibalik kesuksesan Thalita menaiki podium tertinggi, ada sosok guru yang tak lelah memberikan bimbingan dan dorongan moral. Endhe, selaku guru musik Thalita di Rumah Anak Prestasi Surabaya, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya saat melihat anak didiknya berdiri sebagai juara. Proses latihan yang panjang dan penuh kesabaran akhirnya membuah hasil yang manis di panggung Festival Kemerdekaan.
Endhe mengungkapkan betapa bangganya ia dapat mengantarkan Thalita hingga mencapai titik ini. "Thalita memiliki kepekaan musik yang luar biasa. Meski memiliki keterbatasan tunagrahita dan tunanetra ringan, semangat belajarnya sangat tinggi. Kemenangan ini adalah buah dari kerja kerasnya, dan saya sangat bangga bisa mendampingi serta menyaksikan Thalita membuktikan kemampuannya kepada dunia," tutur Endhe dengan mata berkaca-kaca.
Kisah Thalita menjadi penutup yang indah sekaligus pengingat bagi masyarakat luas dalam momen peringatan hari kemerdekaan ini. Melalui perayaan satu tahun pergerakannya, kawanbaikidn bersama para pejuang inklusi seperti Thalita dan Endhe telah menunjukkan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersinar dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....