DPRD Tunggu Hasil Uji Lab Dugaan Pencemaran Saluran Air Lippo Sidoarjo

  • 13 Agt 2026 15:51 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Sidoarjo — Bau menyengat dan perubahan warna air di saluran belakang Lippo Plaza Sidoarjo memicu perhatian DPRD Sidoarjo. Komisi C meminta pemerintah tidak berhenti pada pengambilan sampel, tetapi menelusuri dokumen perizinan hingga sistem pengelolaan limbah yang diterapkan pengelola pusat perbelanjaan tersebut.

Dugaan pencemaran itu mencuat setelah Komisi C DPRD Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak ke saluran air di kawasan Lippo Plaza, Kamis, 13 Agustus 2026. Dalam sidak tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Zakaria Dimas, mengatakan kondisi air yang berubah warna dan bau menyengat belum otomatis membuktikan adanya pencemaran. Kepastian itu, kata dia, harus menunggu hasil pemeriksaan parameter kualitas air, antara lain BOD, COD, dan TSS.

“Memang ada bau menyengat dan sebagainya, tetapi itu belum bisa dijadikan indikator pencemaran sebelum hasilnya keluar,” kata Zakaria Dimas.

Namun, DPRD tidak ingin persoalan berhenti pada hasil laboratorium. Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Choirul Hidayat, mengatakan pihaknya meminta Lippo membuka dokumen terkait perizinan pembuangan maupun pengelolaan limbah.

Menurut Choirul, dokumen tersebut penting untuk memastikan apakah seluruh proses pengelolaan dan pembuangan limbah telah berjalan sesuai ketentuan. Pihak Lippo, kata dia, meminta waktu 14 hari untuk menyiapkan dokumen yang diminta DPRD.

“Dokumen izin dan sebagainya terkait pembuangan dan pengelolaan limbah kami minta. Mereka minta waktu 14 hari, nanti akan kami bahas dalam hearing,” ujar Choirul.

Langkah DPRD tersebut membuat dugaan pencemaran di sekitar Lippo Plaza tidak hanya bergantung pada hasil uji kualitas air. Aspek administrasi, perizinan, hingga mekanisme pengelolaan limbah juga akan menjadi bahan pemeriksaan dalam hearing mendatang.

Sementara itu, pihak Lippo Plaza mengakui dalam beberapa hari terakhir terjadi persoalan dalam sistem pengelolaan yang disebut berada di luar kendali mereka. Mall Director Lippo Plaza Sidoarjo dan City of Tomorrow, Erick Richardo, mengatakan pihaknya segera melakukan penanganan untuk mengatasi bau yang muncul di aliran saluran air.

Erick mengatakan penyedotan akan dilakukan pada malam hari untuk mengangkat material yang diduga menjadi sumber bau dari aliran tersebut. “Memang beberapa hari terakhir ada trouble di luar kendali. Malam ini akan kami bereskan dengan penyedotan penyebab bau di aliran sungai itu,” kata Erick.

Ia menegaskan pengelolaan limbah di kawasan Lippo Plaza telah diserahkan kepada pihak ketiga yang disebut memiliki kapasitas profesional dalam menangani persoalan tersebut. Meski demikian, DPRD tetap menilai tanggung jawab pengelolaan lingkungan tidak serta-merta lepas dari pengelola kawasan.

Jika hasil uji DLHK nantinya menunjukkan parameter pencemaran melampaui ketentuan, DPRD memastikan persoalan tersebut akan ditindaklanjuti. Hasil laboratorium akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan langkah berikutnya, sementara dokumen perizinan dan sistem pengelolaan limbah akan diperiksa dalam hearing Komisi C.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....