Karhutla Bromo Meluas ke Pasuruan, Pemadaman Terus Diperkuat

  • 09 Agt 2026 18:48 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Karhutla Bromo meluas ke Pasuruan sejak Sabtu, menyasar Mendongan dan Argowulan.
  • Angin kencang menyulitkan pemadaman, water bombing terus diperkuat.
  • Argowulan padam, Pakis Bincil masih terbakar dan akan ditangani kembali melalui udara.

RRI.CO.ID, Pasuruan – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo meluas hingga wilayah Kabupaten Pasuruan. Kebakaran terjadi di dua titik sejak Sabtu sore dan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan hingga Minggu, 9 Agustus 2026.

Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Bambang Suriyono, menyebut dua lokasi terdampak. Lokasinya berada di Blok Mendongan, Bukit Savana dekat Gunung Batok, serta kawasan Argowulan.

Menurut Bambang, kobaran api masih sulit dipadamkan karena angin kencang mempercepat perambatan api. “Sampai sekarang apinya masih belum padam dan kemungkinan agak membesar. Ini tergantung angin,” kata Bambang.

Pemkab Pasuruan bersama BPBD Jawa Timur, BNPB, dan masyarakat melakukan pemadaman secara darat dan udara. Penanganan manual dilakukan dengan metode digebyok, penyiraman mobil tangki, serta pembuatan sekam bakar.

Sementara penanganan udara menggunakan drone air dan water bombing melalui helikopter. Upaya water bombing telah dilakukan sejak Sabtu dengan intensitas penyiraman yang terus ditingkatkan.

“Hari pertama empat kali penyiraman, kemudian hari kedua 10 kali dan hari ini lebih dari 10 kali,” ujarnya.

Bambang menyebut hasil water bombing cukup efektif, meski api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan kebakaran di Lembah Argowulan berhasil dipadamkan. Namun, karhutla di wilayah Pakis Bincil belum sepenuhnya padam karena waktu penanganan mendekati malam.

“Rencananya besok pagi akan langsung dilakukan water bombing,” jelas Sugeng.

Pemadaman lanjutan akan dilakukan dengan dukungan udara untuk mengendalikan titik api yang masih tersisa. Pemkab Pasuruan juga menerjunkan satu unit mobil tangki air dan personel tanggap darurat.

Kendaraan tersebut ditempatkan di titik Penanjakan dan Cemoro Lawang untuk memasok kebutuhan air petugas. Kebakaran di kawasan Bromo sebelumnya juga berdampak terhadap wilayah Kabupaten Malang.

Penanganan lintas wilayah terus diperkuat untuk mencegah kebakaran meluas akibat kondisi angin. TNBTS bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kebakaran.

Kondisi angin menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan efektivitas pemadaman di lapangan. Pemadaman melalui darat dan udara dilakukan secara beriringan sesuai kondisi titik api.

Upaya tersebut ditujukan untuk mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah penyebaran api ke kawasan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....