Kawasan Bromo Terbakar, Sebagian Akses Wisata Ditutup

  • 04 Agt 2026 17:53 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Probolinggo – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara akses wisata Bromo melalui pintu Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang. Penutupan berlaku sejak Senin, 3 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB menyusul kebakaran hutan dan lahan di Blok Bantengan.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, kebakaran terjadi pada Senin sekitar pukul 17.00 WIB. Penutupan dilakukan untuk mendukung proses pemadaman sekaligus menjamin keselamatan pengunjung.

"Ini dilakukan untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung," kata Rudijanta, Selasa, 4 Agustus 2026.

Meski demikian, wisatawan masih dapat memasuki kawasan Bromo melalui pintu Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun, kunjungan dibatasi hanya sampai kawasan Lautan Pasir dan tidak diperkenankan memasuki area Savana.

Rudijanta mengatakan, penutupan sebagian kawasan tersebut berlaku hingga waktu yang belum ditentukan. Ia juga mengimbau pengunjung dan pelaku jasa wisata untuk menjaga kawasan TNBTS dari ancaman kebakaran hutan.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Umar Syarif mengatakan titik kebakaran berada di tebing perbatasan Kabupaten Probolinggo, Malang, dan Lumajang. Petugas telah membuat sekat untuk mencegah api meluas karena pemadaman langsung sulit dilakukan.

"Upaya pantauan terus dilakukan hingga saat ini," ujar Umar.

Menurutnya, angin kencang berpotensi memperluas area kebakaran. Hingga kini, luas lahan yang terbakar maupun penyebab kebakaran masih belum diketahui.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....