Waspadai Fitnah Dajjal dalam Kehidupan Modern

  • 04 Agt 2026 08:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Perkembangan teknologi dan gaya hidup menghadirkan banyak kemudahan dalam kehidupan masyarakat. Namun, di balik berbagai kemajuan tersebut, umat Islam diingatkan untuk tetap memperkuat keimanan agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai godaan yang dapat menjauhkan manusia dari nilai-nilai agama.

Dai Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Surabaya, Ustaz Habib Umar mengatakan Rasulullah SAW telah mengingatkan umatnya agar selalu waspada terhadap fitnah Dajjal yang menjadi salah satu ujian terbesar menjelang hari kiamat. Menurutnya, nilai-nilai yang bertentangan dengan ajaran Islam dapat masuk melalui berbagai aspek kehidupan sehingga setiap muslim perlu memiliki benteng keimanan yang kuat.

"Rasulullah SAW diutus sebagai rahmatan lil 'alamin yang membawa petunjuk bagi umat manusia. Karena itu, Al-Qur'an dan sunah harus menjadi pedoman agar kita tidak mudah terbawa oleh berbagai godaan zaman," ujarnya saat memberikan tausiyah dalam program Mutiara Pagi, Selasa, 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk kewaspadaan dapat dimulai dari empat aspek yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni food, fashion, film, dan fun. Keempat aspek tersebut dinilai perlu disikapi secara bijak agar tidak menggeser nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam.

Pada aspek food, umat Islam diajak menerapkan prinsip halalan thayyiban. Menurutnya, halal tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan, tetapi juga cara memperolehnya serta proses pengolahannya. Sementara pada aspek fashion, perkembangan tren berpakaian hendaknya tetap diselaraskan dengan syariat Islam, yaitu menjaga aurat, kesopanan, dan tidak berlebihan.

Adapun pada aspek film dan fun, masyarakat diimbau lebih selektif memilih tontonan maupun hiburan. Menurutnya, media dapat menjadi sarana edukasi apabila dimanfaatkan dengan baik. Sebaliknya, jika tidak disaring, berbagai tontonan dan hiburan dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, hingga mengurangi kualitas keimanan seseorang.

"Islam tidak melarang umatnya menikmati hiburan. Namun, setiap muslim harus mampu memilih mana yang membawa manfaat dan mana yang justru menjauhkan dari mengingat Allah SWT," katanya.

Ustad Habib Umar menambahkan, benteng utama menghadapi berbagai fitnah akhir zaman adalah memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah. Ia mengajak umat Islam untuk menjaga salat lima waktu, memperbanyak doa memohon perlindungan kepada Allah SWT, rutin membaca Surah Al-Kahfi, memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW, memperbanyak istigfar, serta meningkatkan sedekah.

"Jangan pernah meninggalkan salat karena itulah tiang agama. Biasakan membaca Surah Al-Kahfi, memperbanyak selawat, istigfar, doa, dan sedekah sebagai ikhtiar agar Allah SWT menjaga kita dari berbagai fitnah, termasuk fitnah Dajjal," tuturnya.

Ia berharap umat Islam tidak hanya memahami tanda-tanda akhir zaman sebagai pengetahuan, tetapi juga menjadikannya sebagai pengingat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama sehingga tetap istiqamah menjalani kehidupan di tengah berbagai tantangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....