Peralatan Pertanian ITS Dinilai Dukung Swasembada Pangan dan Program MBG

  • 27 Jul 2026 21:21 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pemanfaatan peralatan pertanian hasil inovasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dinilai mampu meningkatkan produktivitas petani. Selain itu, dapat mendukung program swasembada pangan nasional dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto.

Petani jagung asal Nganjuk, Sutopo, mengatakan keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan memerlukan sinergi antara petani, peternak, pemerintah, dan dunia pendidikan. Menurutnya, seluruh pihak memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan petani menjadi penyedia hasil panen, sedangkan peternak memasok kebutuhan daging dan telur. Rantai produksi tersebut harus berjalan beriringan agar kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

"Harus ada pembeli dan penjual. Penjualnya petani yang punya padi, peternak yang punya daging dan telur, sehingga semuanya saling mendukung," ujar Sutopo, Senin, 27 Juli 2026.

Sutopo menilai kehadiran peralatan pertanian yang dikembangkan ITS bersama Kementerian Pertanian memberikan manfaat nyata bagi petani. Inovasi tersebut dinilai mampu membantu aktivitas pertanian sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

"Peralatan pertanian itu sangat mendukung program dari Kementerian Pertanian yang bekerja sama dengan ITS untuk memproduksi alat pertanian sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.

Menurutnya, pengembangan teknologi pertanian tidak hanya membantu petani dalam proses budidaya, tetapi juga memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Karena berkaitan langsung dengan sektor pangan, inovasi tersebut dinilai memiliki manfaat jangka panjang.

Sebagai petani jagung, Sutopo berharap pemerintah terus menjadikan swasembada pangan sebagai prioritas utama. Ia optimistis dukungan teknologi, kolaborasi perguruan tinggi, dan kebijakan yang berkelanjutan akan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

"Pemerintah diharapkan tetap mengutamakan swasembada pangan berkelanjutan. Saya sebagai petani jagung sangat berharap program ini terus diperkuat," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....