BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Korban Kerja lewat Program Kurda

  • 19 Jul 2026 19:17 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan beasiswa pendidikan senilai total Rp136 juta kepada Ita Damayanti, ahli waris almarhum Ferry Kurniawan, pedagang asal Desa Tulangan yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Sidoarjo Subandi di kediaman keluarga korban.

‎Almarhum Ferry merupakan pelaku usaha mikro penerima program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) Sidoarjo melalui Bank Delta Artha Perseroda. Seluruh penerima Kurda secara otomatis didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

‎Ferry tercatat menjadi peserta sejak 25 September 2025 dan meninggal dunia sebulan kemudian setelah tersengat aliran listrik saat mengolah pakan ternak di kandang bebek miliknya.

‎Santunan yang diterima ahli waris meliputi JKK Rp48 juta, santunan berkala Rp12 juta, biaya pemakaman Rp10 juta, serta beasiswa pendidikan anak hingga perguruan tinggi maksimal Rp66 juta.

‎Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, perlindungan jaminan sosial menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi pelaku UMKM yang menjalankan usahanya melalui program Kurda.

‎"Semua penerima program Kurda dengan subsidi bunga 0,2 persen ini kami ikutkan BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, ketika terjadi musibah, ada perlindungan bagi keluarga. Saya titipkan kepada ibunya agar anak almarhum tetap melanjutkan sekolah hingga bangku kuliah," ujar Subandi dalam keterangan yang diterima, Minggu 19 Juli 2026.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Arie Fianto Sofyan menegaskan, kasus tersebut menunjukkan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal maupun pelaku usaha mandiri. Menurutnya, meski masa kepesertaan almarhum baru berjalan satu bulan, seluruh hak kepesertaan tetap diberikan sesuai ketentuan.

‎"Manfaat yang diterima keluarga sangat besar, terutama jaminan pendidikan bagi anak almarhum agar tidak sampai putus sekolah akibat tulang punggung keluarga berpulang," kata Arie.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....