Jatim Dukung Gernas RANA, Perkuat Perlindungan Anak di Lingkungan Pendidikan
- 15 Jul 2026 16:06 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) di satuan pendidikan. Gerakan yang resmi diluncurkan pemerintah pada 13 Juli 2026, bertepatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah secara nasional, menjadi momentum penting dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan sekolah.
Gernas RANA merupakan gerakan nasional yang bertujuan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak untuk belajar, tumbuh, dan berkembang di lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan. Gerakan ini menegaskan bahwa perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.
Dalam rilisnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Ia juga mengajak anak-anak untuk tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan di lingkungan sekolah.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung penuh implementasi Gernas RANA di seluruh satuan pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang berpihak kepada anak. Dukungan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menghadirkan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Dalam pelaksanaannya, Gernas RANA mencakup empat ruang utama yang menjadi tempat tumbuh kembang anak, yakni lingkungan keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, dan ruang digital. Melalui gerakan ini, pemerintah memastikan anak-anak Indonesia memperoleh perlindungan di keempat ruang tersebut agar dapat berkembang secara optimal.
Pelaksanaan Gernas RANA juga diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, satuan pendidikan, keluarga, serta masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh anak Indonesia.
Selain itu, Gernas RANA didukung oleh tiga kebijakan utama, yaitu MPLS Ramah, budaya sekolah yang aman dan nyaman, serta pembatasan penggunaan gawai di satuan pendidikan. Ketiga kebijakan tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan berpihak pada kepentingan terbaik peserta didik.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mengajak seluruh warga sekolah untuk berani mencegah dan menghentikan segala bentuk kekerasan. Peserta didik diimbau tidak ragu melaporkan kepada guru, orang tua, atau pihak yang berwenang apabila melihat maupun mengalami tindakan kekerasan di lingkungan sekolah.
Melalui dukungan terhadap Gernas RANA, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap tercipta budaya saling menghormati, peduli, dan melindungi anak di setiap lingkungan. Dengan demikian, sekolah, keluarga, ruang publik, dan ruang digital dapat menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi lahirnya generasi Jawa Timur yang tumbuh sehat, berkarakter, serta siap menyongsong masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....