Amien Widodo: Jangan Berlari saat Gempa, Utamakan Keselamatan

  • 04 Jul 2026 21:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Masyarakat diimbau tidak berlari saat terjadi gempa bumi karena tindakan tersebut justru meningkatkan risiko cedera. Pakar kebencanaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Amien Widodo, menegaskan keselamatan lebih diutamakan dengan tetap tenang dan mengikuti prosedur evakuasi yang benar.

Menurut Amien, guncangan gempa membuat lantai atau permukaan tanah menjadi tidak stabil sehingga seseorang lebih mudah kehilangan keseimbangan saat berlari. Kondisi tersebut dapat menyebabkan korban terjatuh atau mengalami cedera sebelum berhasil mencapai tempat yang aman.

"Alasan utamanya sangat sederhana. Guncangan gempa membuat tanah atau lantai menjadi sangat tidak stabil sehingga risiko terjatuh dan cedera jauh lebih tinggi saat mencoba berlari," ujar Amien.

Ia menjelaskan, berlari saat gempa juga meningkatkan risiko tertimpa benda-benda yang runtuh, seperti plafon, lampu, kaca jendela, maupun lemari di dalam bangunan. Sementara di luar gedung, ancaman berasal dari genteng, papan reklame, hingga kabel listrik yang putus.

Selain itu, Amien mengingatkan bahwa berlari di tempat umum dapat memicu kepanikan massal. Akibatnya, antrean menuju pintu keluar bisa berubah menjadi desak-desakan yang berisiko menyebabkan korban terjatuh dan terinjak.

Sebagai langkah penyelamatan, Amien menyarankan masyarakat menerapkan prinsip Drop, Cover, Hold On saat gempa berlangsung. Tahapan tersebut dilakukan dengan merunduk, melindungi kepala dan leher di bawah meja yang kokoh atau dekat dinding bagian dalam, kemudian berpegangan hingga guncangan berhenti.

"Setelah guncangan utama benar-benar berhenti dan situasi sudah lebih stabil, barulah lakukan evakuasi melalui jalur yang aman. Berjalanlah dengan cepat, jangan berlari, dan jangan pernah menggunakan lift," kata Amien, Sabtu, 4 Juli 2026.

Ia menambahkan, membangun budaya keselamatan menjadi kunci untuk mengurangi risiko korban saat gempa bumi. Dengan memahami prosedur yang tepat dan tidak panik, peluang selamat ketika bencana terjadi akan semakin besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....