BPJS Ketenagakerjaan Jatim Targetkan 7,2 Juta Peserta Sepanjang 2026

  • 24 Jun 2026 20:51 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur mentargetkan 7,2 juta peserta pada pada tahun 2026. Sedangkan realisasi per Mei 2026, sebanyak 5,2 juta peserta.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Utoh Banja Hendra, Rabu 24 Juni 2026 berharap, target tersebut dapat terpenuhi. Pihaknya terus mendorong perlindungan bagi pekerja.

“Jadi dari target kami mencapai 73,2 persen, masih ada target 2,3 juta lagi,” ujarnya kepada RRI Surabaya.

Sementara itu, cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja yang eligible atau layak, sebanyak 21 juta. Data tersebut merupakan pekerja formal.

“Untuk Jatim yang eligible sebagai peserta, seperti ASN, TNI, Polri, itu 21 juta,” terangnya.

Sedangkan target 7,2 juta peserta pada tahun 2026 tersebut, tidak hanya membidik para pekerja formal, tetapi juga pekerja sektor informal. Dimana dari realisasi Mei, untuk pekerja informal kurang dari satu juta.

“Dari 5,2 juta terdiri dari pekerja formal 3,8 juta dan pekerja informal 997 ribu peserta,” tuturnya.

Untuk menggenjot jumlah peserta dari sektor informal ini, BPJS Ketenagakerjaan memiliki program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda). Program ini menyasar pekerja bukan penerima upah (BPU).

Adapun program ini ditujukan kepada pekerja informal seperti asisten rumah tangga (ART), supir, pedagang keliling, hingga tukang kebun. Iuran mulai Rp38 ribu per bulan, dengan tiga perlindungan, yakni kecelakaan kerja, kematian, dan hari tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....