Anak Sebagai Anugerah dan Amanah, Ajak Orang Tua Siapkan Mental dan Spiritual

  • 24 Jun 2026 08:14 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Kelahiran seorang anak selalu membawa kebahagiaan tersendiri dalam sebuah keluarga. Namun, di balik kegembiraan tersebut, ada tanggung jawab besar yang menanti para orang tua. Islam memandang kehadiran buah hati bukan sekadar pelengkap keluarga, melainkan sebuah amanah suci yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

Hal ini disampaikan oleh Penyuluh KUA Kecamatan Wiyung, Elys Faricha Ismawati, S.Ag., saat menjadi narasumber dalam siaran Cahaya Pagi di Pro 4 RRI Surabaya, Rabu 24 Juni 2026.

Dalam siaran yang mengusung tema "Menyambut Kelahiran Anak Dalam Islam", Elys menekankan pentingnya meluruskan niat dan kesiapan mental orang tua sejak anak masih dalam kandungan hingga dilahirkan.

"Kelahiran seorang anak adalah anugerah dari Allah. Ini bukan hanya kebahagiaan, tapi juga amanah dari Allah. Orang tua punya tanggung jawab yang besar," ujar Elys.

Lebih lanjut, Elys menjelaskan bahwa Al-Qur'an telah mengisyaratkan dua sisi dari kehadiran seorang anak dalam kehidupan orang tua. Anak bisa menjadi sumber kebahagiaan tertinggi, namun di sisi lain, mereka juga bisa menjadi ujian keimanan bagi orang tuanya.

Qurrota A'yun (Penyejuk Hati): Anak yang tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah, berbakti kepada orang tua, serta taat kepada agama.

Ujian (Fitnah): Anak juga bisa menjadi ujian jika orang tua lalai dalam mendidik mereka, atau jika kehadiran anak justru membuat orang tua jauh dari Allah SWT.

"Anak bisa jadi qurrota ayun (penyejuk hati), tapi juga bisa menjadi ujian. Oleh karena itu, pola asuh yang berlandaskan nilai-nilai Islam menjadi kunci utama," tambahnya.

Di akhir sesi siaran, Elys Faricha Ismawati memberikan beberapa tips praktis sesuai syariat Islam bagi para orang tua yang sedang menyambut atau baru saja dikaruniai momongan:

Mengumandangkan Adzan: Disunnahkan mengadzani telinga kanan bayi yang baru lahir sebagai kalimat tauhid pertama yang didengarnya.

Melakukan Tahnik: Mengunyah kurma hingga halus lalu menyentuhkannya ke langit-langit mulut bayi.

Memberikan Nama yang Baik: Nama adalah doa, maka pilihlah nama yang memiliki arti dan harapan yang mulia.

Melaksanakan Aqiqah dan Mencukur Rambut: Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran sang anak.

Melalui momentum ini, KUA Kecamatan Wiyung berharap para orang tua di Surabaya, khususnya pendengar setia RRI Pro 4, dapat lebih bijak dan siap secara spiritual dalam mengemban amanah besar membesarkan generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....