Listrik Padam, Kafe Surabaya Kehilangan Pelanggan dan Omzet
- 21 Jun 2026 19:42 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Surabaya dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada pelaku usaha. Kafe menjadi salah satu sektor yang terdampak karena aktivitas operasional sangat bergantung pada pasokan listrik.
Salah satu kafe di kawasan Ngagel Timur, Pucang Sewu, Surabaya, mengaku kehilangan pelanggan saat pemadaman berlangsung. Sejumlah pengunjung memilih membatalkan kunjungan setelah mengetahui listrik padam.
"Beberapa pelanggan sempat datang, tapi setelah tahu sedang ada pemadaman mereka akhirnya pulang. Kejadian itu terjadi beberapa kali," kata Tubagus Tridaratyo dari tim manajemen kafe kepada RRI.
Menurut Tubagus, mayoritas pelanggan merupakan anak muda dan mahasiswa yang memanfaatkan kafe sebagai tempat mengerjakan tugas. Karena itu, ketersediaan listrik menjadi kebutuhan utama.
"Pengunjung kami dekat dengan gadget. Mereka butuh colokan untuk mengisi daya dan mengerjakan tugas. Jadi pemadaman sangat berpengaruh," ujarnya.
Tak hanya kehilangan pelanggan, operasional kafe juga ikut terganggu. Sejumlah peralatan, mulai dari penggiling kopi hingga penanak nasi, tidak dapat digunakan saat listrik padam.
"Kami kesulitan menjaga kualitas makanan karena magic jar harus tetap menyala. Penggilingan kopi juga membutuhkan listrik," jelasnya.
Keluhan serupa disampaikan Grace, salah satu pelanggan. Ia mengaku pekerjaannya sempat tertunda akibat pemadaman mendadak.
"Saya datang ke coffee shop untuk mengerjakan tugas. Saat sampai ternyata listrik padam, jadi aktivitas saya ikut terhambat," katanya.
Pihak kafe menyebut pemadaman terjadi pada Sabtu 20 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung kurang lebih tiga jam. Mereka berharap ada informasi lebih awal dari pihak PLN agar pelaku usaha dapat mengantisipasi dampaknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....