234 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Dievakuasi, 2 Masih dalam Pencarian

  • 03 Agt 2026 13:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Tim SAR Gabungan terus melakukan evakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang mengalami insiden kebakaran di perairan Laut Jawa sisi utara Sumenep, Minggu Kemarin. Dari informasi yang dihimpun oleh Basarnas, total sudah ada 234 korban yang dievakuasi terdiri dari 229 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit menjelaskan dalam proses evakuasi BASARNAS mendapat bantuan dari banyak pihak yang melakukan proses evakuasi. Dari data yang ada terdapat 12 kapal dari berbagai elemen yang membantu proses evakuasi.

Lalu, tepat pada pukul 08.30 WIB datang 32 korban terdiri 30 korban selamat dan 2 korban meninggal dunia yang dievakuasi oleh KRI Nala 363 milik TNI Angkatan Laut. Setelah berlabuh korban dibawa untuk pemeriksaan kesehatan di posko penanganan di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Untuk korban sendiri lebih ke luka-luka yang ringan ya, luka-luka ringan dan sekarang sudah ditangani di tim medis. Kalau yang korban meninggal dunia dari tadi malam maupun yang pagi ini langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim," kata Nanang.

Nanang menjelaskan, meski sudah melakukan evakuasi namun pencarian masih terus dilakukan. Dari data manifes yang ada terkonfirmasi ada 236 penumpang dan saat ini sudah terevakuasi 234 orang, sehingga masih ada dua orang dalam pencarian.

"Dari manifest ada 236 kemudian 234 dievakuasi. Secara matematis masih dua orang yang belum ditemukan. Dan kondisi untuk saat ini, secara visual di atas kapal Sentosa 2 ini tidak ada korban ya. Kami belum masuk ke dalam tentunya, dan juga di perairan sekitarnya juga tidak terlihat adanya korban. Sehingga kami belum bisa memastikan apakah ada yang hilang atau tidak," ujarnya.

Untuk kondisi kapal sendiri, ia mengatakan saat ini masih dalam keadaan terapung, sementara api sudah terlihat padam namun masih tampak ada asap yang mengepul dari dalam kapal. Sehingga, pihaknya hingga kini masih belum melakukan pencarian di dalam kapal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....