Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam Minta Perlindungan

  • 20 Jun 2026 20:06 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Peternak ayam petelur di Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, menghadapi tekanan akibat turunnya harga telur di tingkat peternak yang kini berada di kisaran Rp23.500 per kilogram. Kondisi tersebut dinilai belum mampu menutup biaya produksi secara optimal, terutama di tengah kenaikan harga pakan dan kebutuhan regenerasi ayam petelur.

‎Saat meninjau salah satu peternakan ayam petelur di Desa Suwaluh, Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengatakan harga telur ideal bagi peternak tidak boleh berada di bawah Rp22.500 per kilogram. Menurut dia, banyak peternak kesulitan mengganti ayam yang sudah tidak produktif karena margin usaha semakin menipis.

‎“Harga telur di bawah Rp22.500 membuat peternak mengalami kerugian. Karena itu, kebijakan Harga Acuan Pembelian sebesar Rp26.500 per kilogram yang ditetapkan pemerintah diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha peternak,” ujar Bambang, Sabtu 20 Juni 2026.

‎Bambang menilai anjloknya harga telur dipicu kondisi kelebihan pasokan setelah banyak pelaku usaha masuk ke sektor ayam petelur seiring meningkatnya permintaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di sisi lain, harga pakan juga mengalami kenaikan akibat pengaruh nilai tukar dolar.

‎“Jagung idealnya tidak lebih dari Rp6.500 per kilogram, tetapi sekarang sudah sekitar Rp7.300. Selain itu, bahan baku konsentrat masih banyak bergantung pada impor sehingga perlu dukungan pemerintah agar biaya produksi bisa ditekan,” katanya.

‎Camat Balongbendo Ardi Anindita menyatakan pemerintah daerah mendukung upaya menjaga stabilitas harga telur agar usaha peternak tetap bertahan. Menurut dia, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi peternak sekaligus mencari solusi terhadap fluktuasi harga yang terjadi di lapangan.

‎“Kami sangat mendukung langkah untuk menjaga harga telur tetap stabil sehingga masyarakat dan pelaku usaha dapat terus survive menjalankan usahanya,” ujar Ardi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....