Mei 2026 Inflasi Year on Year (y-on-y) Provinsi Jawa Timur sebesar 3,49 persen

  • 03 Jun 2026 10:03 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) Jawa Timur pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,49 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) Jawa Timur pada periode tersebut mencapai 111,83
  • Sejumlah komoditas memberikan andil besar terhadap inflasi tahunan Jawa Timur. Di antaranya emas perhiasan, angkutan udara, cabai rawit, beras, daging ayam ras, minyak goreng, cabai merah, bawang merah, laptop, mobil, dan telepon seluler.
  • Jika dibandingkan tahun sebelumnya, inflasi Jawa Timur pada Mei 2026 menunjukkan kenaikan cukup signifikan. Pada Mei 2025, inflasi y-on-y tercatat 1,22 persen, sedangkan Mei 2024 sebesar 2,83 persen.

RRI.CO.ID, Surabaya - Inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) Jawa Timur pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,49 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) Jawa Timur pada periode tersebut mencapai 111,83.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menunjukkan inflasi terjadi seiring kenaikan harga berbagai kelompok pengeluaran. Tingkat inflasi bulanan atau month to month (m-to-m) tercatat 0,28 persen, sedangkan inflasi tahun kalender atau year to date (y-to-d) sebesar 1,43 persen.

"Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan kenaikan 5,67 persen. Sementara kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi tertinggi mencapai 10,65 persen." kata Pelaksana Tugas Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati.

Kelompok transportasi juga mencatat inflasi 3,30 persen, sedangkan kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 2,18 persen. Adapun kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik 1,51 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Sejumlah komoditas memberikan andil besar terhadap inflasi tahunan Jawa Timur. Di antaranya emas perhiasan, angkutan udara, cabai rawit, beras, daging ayam ras, minyak goreng, cabai merah, bawang merah, laptop, mobil, dan telepon seluler.

"Sebaliknya, beberapa komoditas menahan laju inflasi karena memberikan andil deflasi. Komoditas tersebut antara lain bawang putih, kelapa, dan pisang." ujarnya.

Pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, inflasi tahunan mencapai 5,67 persen dengan andil sebesar 1,57 persen. Cabai rawit, beras, daging ayam ras, dan minyak goreng menjadi komoditas utama penyumbang kenaikan harga kelompok ini.

Kelompok transportasi memberikan andil inflasi tahunan sebesar 0,41 persen. Angkutan udara menjadi komoditas dominan dengan sumbangan inflasi mencapai 0,27 persen.

Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang inflasi tahunan sebesar 0,75 persen. Emas perhiasan menjadi komoditas dominan dengan andil inflasi sebesar 0,64 persen.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, inflasi Jawa Timur pada Mei 2026 menunjukkan kenaikan cukup signifikan. Pada Mei 2025, inflasi y-on-y tercatat 1,22 persen, sedangkan Mei 2024 sebesar 2,83 persen.

Dari 11 kabupaten dan kota sampel IHK di Jawa Timur, seluruhnya mengalami inflasi tahunan. Inflasi tertinggi terjadi di Sumenep sebesar 5,12 persen dengan IHK 116,18.

Sebaliknya, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Tulungagung sebesar 2,84 persen dengan IHK 112,29. Kota Surabaya mencatat inflasi tahunan sebesar 3,77 persen dan inflasi bulanan 0,37 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....