PAM Surabaya: Gangguan Listrik Pengaruhi Operasional Rumah Pompa
- 19 Jun 2026 21:16 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya meminta koordinasi pemadaman listrik dari PT PLN (Persero) dilakukan lebih awal agar layanan distribusi air tetap optimal. Manajer Tata Usaha dan Humas PAM Surya Sembada, Andilun Gatu, menyebut pemadaman mendadak berdampak langsung pada operasional rumah pompa di beberapa wilayah.
Ia menjelaskan, sejumlah rumah pompa terpaksa beroperasi dengan sistem bypass saat listrik padam. Kondisi ini membuat tekanan air menurun dan distribusi tidak maksimal.
Menurutnya, kejadian pemadaman di beberapa titik seperti Kandangan, Wonokitri, dan Osowilangon terjadi dalam waktu berdekatan pada hari yang sama.
Andilun menegaskan pentingnya informasi pemadaman disampaikan minimal satu hari sebelumnya.
Hal itu agar petugas dapat melakukan kesiapan teknis di lapangan. “Hari H min 1 setidaknya harus ada info, jadi kita bisa standby supaya tidak terganggu pelayanannya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tanpa informasi yang jelas, petugas di lapangan kesulitan melakukan mitigasi operasional secara optimal. Selain itu, PAM Surya Sembada mengakui keterbatasan fasilitas genset di rumah pompa.
Dari total 18 unit, hanya beberapa yang memiliki dukungan genset terbatas.
Genset yang ada pun lebih difungsikan untuk kondisi darurat tertentu, bukan untuk seluruh operasional saat pemadaman terjadi.
Sebagai langkah mitigasi, perusahaan tetap menyiagakan layanan air tangki gratis bagi pelanggan terdampak."Perumda Air Minum Surya Sembada menyiapkan layanan bantuan air tangki gratis bagi pelanggan terdampak. Satu tangki air diperuntukkan bagi lima hingga tujuh kepala keluarga." jelasnya.
Pelanggan dapat mengajukan bantuan melalui koordinasi dengan Ketua RT atau RW setempat. Permohonan juga dapat disampaikan melalui Call Center bebas pulsa 24 jam.
PAM Surya Sembada menilai dampak gangguan listrik tidak terlalu memengaruhi kualitas air. Namun perubahan tekanan tetap dapat dirasakan pelanggan pada tahap awal.
Manajemen juga terus melakukan koordinasi dengan pihak PLN. Tujuannya agar jadwal pemadaman lebih terencana dan tidak mengganggu layanan publik.
Sementara, PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Dana Puspita Sari Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Timur menyampaikan sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi terkendali dengan baik. Namun dilakukan manajemen beban terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.
"Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik." ujarnya.
PLN bekerja sama mempercepat pemulihan dan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain. Termasuk pengaturan operasi sistem untuk menjaga keseimbangan dan meminimalkan dampak pelanggan.
Manajemen beban bersifat sementara dan akan dihentikan bertahap saat pasokan membaik. Menurut Dana Puspita Sari, sistem tetap dijaga andal untuk pelanggan.
PLN memastikan kondisi sistem tetap dalam pengawasan ketat. Pemulihan dilakukan bertahap sesuai kondisi lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....