Disnaker Jatim Dorong SP PLN Bangun Hubungan Industrial Harmonis dan Berkeadilan

  • 17 Jun 2026 18:13 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur periode 2025-2029 resmi dilantik. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran serikat pekerja dalam mengawal kepentingan pekerja sekaligus mendukung transformasi dan keberlanjutan perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, Sigit Priyanto, menegaskan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di tengah tantangan transformasi digital dan transisi energi yang semakin kompleks.

Sigit menjelaskan, hubungan industrial yang harmonis ditandai dengan adanya rasa saling percaya, saling menghormati, serta keterbukaan antara serikat pekerja dan manajemen sebagai mitra sejajar dalam menjalankan organisasi. Selain itu, hubungan yang dinamis diperlukan agar perusahaan dan pekerja mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan regulasi.

“Hubungan industrial yang berkeadilan harus mampu memastikan perusahaan terus tumbuh dan berkembang, sementara kesejahteraan karyawan juga meningkat secara proporsional,” ujarnya saat pelantikan pengurus DPD dan DPC Serikat Pekerja PLN se-UID Jawa Timur periode 2025–2029, Rabu, 17 Juni 2026.

Ia juga meminta forum bipartit dioptimalkan sebagai sarana komunikasi utama antara pekerja dan manajemen. Menurutnya, dialog dan musyawarah mufakat harus menjadi jalan utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan hubungan kerja.

Sigit turut mendorong peningkatan kompetensi anggota serikat pekerja untuk menghadapi era transisi energi. “Dukung manajemen dalam program peningkatan keterampilan dan kompetensi pekerja. Kedaulatan energi hanya bisa dipertahankan jika SDM di dalamnya adaptif terhadap teknologi baru yang ramah lingkungan,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas dan kedisiplinan kerja. “Disiplin kerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah bagian dari bela negara. Listrik merupakan urat nadi bangsa,” tegasnya.

Menurut Sigit, sinergi antara pemerintah, manajemen PLN, dan serikat pekerja sangat penting untuk menciptakan hubungan industrial yang kondusif. Disnaker Jawa Timur siap menjadi fasilitator, pembina, sekaligus mitra dialog bagi seluruh pihak.

Ketua Umum DPP Serikat Pekerja PT PLN (Persero), M. Abrar Ali, menegaskan komitmen SP PLN dalam mendorong kedaulatan energi nasional melalui pengelolaan sumber daya energi yang berpihak pada kepentingan negara dan masyarakat.

"Kalau secara kedaulatan energi, semua pengelolaan energi harus kembali ke negara, tidak boleh kepada perorangan atau swasta. Kami mendukung Presiden untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional," ujarnya.

Selain itu, SP PLN juga mendorong penguatan sumber daya manusia melalui regenerasi dan penambahan pegawai seiring pertumbuhan perusahaan dan adanya pegawai yang memasuki masa pensiun. "Kita berharap kalau PLN ingin bertumbuh dan berkembang, tentu dengan menambah pegawai. Perusahaan yang bertumbuh salah satunya adalah menambah jumlah unit beserta jumlah pegawainya," katanya.

SP PLN juga mendorong rekrutmen tenaga kerja dari daerah untuk mendukung pelayanan kelistrikan, terutama di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sejumlah insentif bagi pegawai yang bertugas di wilayah 3T telah disepakati, antara lain tunjangan khusus, tambahan cuti, dan rotasi penugasan setiap dua tahun. Langkah ini diharapkan memperkuat pelayanan kelistrikan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional hingga ke pelosok Indonesia.

Dalam susunan kepengurusan baru, Dudung Irawan dipercaya sebagai Pembina dan Miftakhus Saidin sebagai Penasihat. Jabatan Ketua DPD SP PLN UID Jawa Timur diemban Moch. Zainuddin, didampingi Widhiyanto sebagai Sekretaris I, Dodi Angga Kusuma sebagai Sekretaris II, Reni Nurhayanti sebagai Bendahara I, dan Agista Akbar sebagai Bendahara II.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....