Jejak Bung Karno di Kota Pahlawan Hadir dalam Pameran "Aku Arek Suroboyo"

  • 08 Jun 2026 09:36 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Nama Ir. Soekarno lekat dalam sejarah Indonesia sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Namun di balik kiprahnya sebagai pemimpin bangsa, Surabaya menjadi salah satu kota yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter, pemikiran, dan semangat perjuangannya sejak usia muda.

Jejak sejarah tersebut kini dihadirkan kembali melalui pameran bertajuk "Aku Arek Suroboyo" yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Basement Alun-Alun Surabaya pada 6–19 Juni 2026. Pameran yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno ini mengajak masyarakat menelusuri perjalanan hidup Soekarno melalui foto-foto bersejarah, arsip, kajian publik, hingga peluncuran buku yang mengulas kedekatan Bung Karno dengan Kota Pahlawan.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma'munah, mengatakan pameran tersebut dirancang untuk memperkenalkan sisi lain Bung Karno yang memiliki keterikatan kuat dengan Surabaya. "Melalui pameran ini kami ingin mengajak masyarakat mengenal lebih dekat sosok Soekarno sebagai Arek Suroboyo. Banyak perjalanan penting dalam kehidupan beliau yang memiliki keterkaitan dengan Kota Pahlawan dan menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa," kata Saida, Senin, 8 Juni 2026.

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra bangsa yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia. Melalui berbagai koleksi foto dan arsip, pengunjung dapat melihat perjalanan hidup Soekarno sejak masa muda hingga memimpin bangsa.

Koleksi yang dipamerkan berasal dari sejumlah museum yang dikelola Pemkot Surabaya, antara lain Museum 10 November, Museum Dr. Soetomo, dan Rumah Kelahiran Bung Karno. Berbagai dokumentasi tersebut menjadi pengingat bahwa Surabaya memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan hidup sang proklamator.

Tak hanya menghadirkan pameran, Pemkot Surabaya juga meluncurkan buku yang mengulas secara khusus jejak Bung Karno di Surabaya. Buku tersebut disusun melalui kolaborasi dengan Universitas Airlangga (Unair) yang melibatkan akademisi dan peneliti dalam proses pengumpulan data serta penulisan.

"Kami berkolaborasi dengan akademisi dan praktisi untuk menyusun buku ini. Harapannya, publik mendapatkan referensi sejarah yang lebih komprehensif mengenai hubungan Bung Karno dengan Surabaya," ujarnya.

Selain pameran dan peluncuran buku, rangkaian Bulan Bung Karno juga diisi dengan bedah buku, kajian publik, program Sekolah Kebangsaan, serta pemutaran film yang mengangkat perjalanan hidup Bung Karno. Berbagai kegiatan tersebut ditujukan untuk memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan.

Saida berharap peringatan Bulan Bung Karno tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan semangat nasionalisme. "Bulan Bung Karno menjadi momentum yang tepat untuk mengingat kembali perjuangan para pendiri bangsa. Kami ingin generasi muda memahami bahwa Bung Karno bukan hanya tokoh nasional, tetapi juga Arek Suroboyo yang jejak kehidupannya masih dapat ditelusuri hingga hari ini," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....