Pramira Fitri: Keluarga Garda Terdepan Pencegahan Kekerasan Anak
- 06 Jun 2026 20:48 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Organisasi wanita terus berupaya memperkuat peran keluarga dalam mencegah kekerasan terhadap anak melalui edukasi dan penguatan kapasitas para orang tua. Hal tersebut disampaikan Dokter spesialis anak, dr. Pramira Fitri.
Pramira Fitri menjelaskan langkah tersebut dinilai penting karena keluarga menjadi lingkungan pertama yang membentuk karakter dan tumbuh kembang anak. Ia mengatakan berbagai organisasi wanita berkomitmen memberikan pengetahuan, wawasan.
Selain itu, organisasi wanita juga rutin memberikan penguatan kepada para anggotanya agar mampu menerapkan pola pengasuhan yang sehat dan aman bagi anak. "Kami tergabung dalam organisasi-organisasi wanita yang berusaha memberikan pengetahuan dan penguatan kepada para anggota agar dapat diterapkan di lingkungan pertama, yaitu keluarga," ujar dr. Pramira Fitri.
Menurutnya, upaya pencegahan kekerasan terhadap anak tidak cukup dilakukan di lingkungan keluarga saja. Nilai-nilai perlindungan anak juga perlu diterapkan di sekolah, lingkungan tempat tinggal, serta ruang sosial lainnya yang menjadi bagian dari kehidupan anak sehari-hari.
Ia menilai sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan demikian, anak dapat terhindar dari berbagai bentuk kekerasan maupun pengaruh negatif yang berpotensi mengganggu perkembangan mereka.
"Penguatan tersebut diharapkan dapat diterapkan di lingkungan sekolah . Selain itu, lingkungan rumah tempat tinggal sehingga dampaknya semakin luas," katanya.
Lebih lanjut, dr. Pramira menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman dan suportif akan memiliki kesiapan yang lebih baik menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Menurutnya, tantangan perkembangan zaman yang berlangsung sangat cepat. Hal ini menuntut generasi muda memiliki ketahanan mental, karakter yang kuat, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.
"Kami berharap keluarga dan anak-anak sebagai generasi penerus menuju Indonesia Emas dapat lebih siap dan lebih kuat menghadapi era disrupsi. Selain itu generasi penerus ini diharapkan dapat menghadapi berbagai perkembangan yang terjadi, sehingga tetap berada pada jalur yang tepat," ujarnya.
Melalui penguatan peran keluarga dan edukasi berkelanjutan, berbagai organisasi wanita berharap dapat berkontribusi dalam menekan kasus kekerasan terhadap anak. Sekaligus membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....