Sekretariat OPOP Mojokerto Diresmikan, Pesantren Bangun Kemandirian Ekonomi

  • 05 Jun 2026 08:09 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Sekretariat OPOP Mojokerto Diresmikan, Pesantren Bangun Kemandirian Ekonomi
  • Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Abdullah Mukhtar menyampaikan bahwa keberadaan sekretariat OPOP diharapkan dapat menjadi wadah bagi keluarga besar pesantren untuk bersama-sama membangun kemandirian ekonomi.
  • Sekretaris OPOP Kabupaten Mojokerto H. M. Ainul Mubarak atau Gus Mubarak menyampaikan bahwa hadirnya sekretariat OPOP merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat gerakan ekonomi pesantren

RRI.CO.ID, Mojokerto - Upaya memperkuat ekosistem ekonomi pesantren di Kabupaten Mojokerto terus dilakukan melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya ditandai dengan peresmian Sekretariat One Pesantren One Product (OPOP) Kabupaten Mojokerto yang dilaksanakan pada Rabu, 3 Juni 2026 di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, beralamat di Jl. Jayanegara No.16, Mergelo, Meri, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Abdullah Mukhtar menyampaikan bahwa keberadaan sekretariat OPOP diharapkan dapat menjadi wadah bagi keluarga besar pesantren untuk bersama-sama membangun kemandirian ekonomi. Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila didukung dengan pendampingan yang berkelanjutan.

“Harapan dengan adanya Sekretariat OPOP ini menjadi tempat sharing antaraktivis pesantren dalam mengembangkan ekonomi pesantren dan alumni pesantren di Kabupaten Mojokerto. Tempat ini juga bisa menjadi ruang konsultasi terkait koperasi pesantren sehingga berbagai kebutuhan pengembangan usaha dapat didiskusikan dan dicarikan solusinya bersama,” ujar Abdullah Mukhtar, melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto memiliki target agar setiap pesantren memiliki unit usaha yang dapat dikembangkan secara bertahap.

“Target kami setiap pesantren di Kabupaten Mojokerto memiliki usaha walaupun dimulai dari yang kecil. Nantinya akan kita bina mulai dari proses produksi hingga pemasarannya. Selain itu, kantor OPOP yang berada di lingkungan Dinas Koperasi ini terbuka untuk keluarga besar pesantren. Monggo apabila ada kegiatan atau keperluan terkait pengembangan usaha pesantren, silakan memanfaatkan fasilitas yang ada,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris OPOP Kabupaten Mojokerto H. M. Ainul Mubarak atau Gus Mubarak menyampaikan bahwa hadirnya sekretariat OPOP merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat gerakan ekonomi pesantren di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, penguatan ekonomi menjadi salah satu kunci penting agar pesantren dapat semakin mandiri dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Sekretariat OPOP ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk kemajuan dan pengembangan ekonomi pesantren di Kabupaten Mojokerto. Harapannya pesantren di Kabupaten Mojokerto tidak hanya kuat spiritualnya, tetapi juga kuat ekonominya, kuat intelektualnya, dan kuat dakwahnya. Dengan demikian, pesantren dapat terus berkontribusi dalam pembangunan umat dan masyarakat,” ucap Gus Mubarak.

Peresmian sekretariat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pesantren dalam mengembangkan usaha pesantren. Selain menjadi pusat koordinasi program OPOP, sekretariat tersebut juga diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi bagi para pegiat ekonomi pesantren untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta meningkatkan kapasitas usaha yang dimiliki pesantren.

Selain dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sekaligus selaku Ketua Harian Tim OPOP Kabupaten Mojokerto, Abdullah Mukhtar, peresmian tersebut juga Sekretaris Tim OPOP Kabupaten Mojokerto, Gus Ainul Mubarak, Tim OPOP Kabupaten Mojokerto, Pengurus RMI Kabupaten Mojokerto, serta para gus dan ning perwakilan pengasuh pesantren se-Kabupaten Mojokerto.

Menanggapi peresmian tersebut, Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur Gus Ghofirin menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap pengembangan ekonomi pesantren

Pihaknya menyambut baik hadirnya Sekretariat OPOP Kabupaten Mojokerto sebagai pusat koordinasi dan pendampingan ekonomi pesantren melalui penguatan 3 pilar OPOP, yakni Pesantrenprenur, Santripreneur, dan Sosiopreneur.

"Semoga keberadaan sekretariat ini mampu memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, melahirkan lebih banyak usaha pesantren yang berkembang, serta mempercepat terwujudnya pesantren yang berdaya, mandiri, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....