Pesantren Sepak Bola eLKISI Padukan Prestasi dan Karakter Santri

  • 10 Mei 2026 10:59 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Pesantren Sepak Bola eLKISI Padukan Prestasi dan Karakter Santri
  • Program ini mengusung konsep “Dari Lapangan Menuju Peradaban” dengan menitikberatkan pada pengembangan kemampuan sepak bola sekaligus penguatan akhlak dan kedisiplinan.
  • Pengasuh sekaligus Direktur Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, Fatkhur Rohman, mengatakan selain latihan dasar dan lanjutan, juga dibekali pemahaman taktik permainan modern, latihan daya tahan tubuh, hingga pembinaan mental bertanding.

RRI.CO.ID, Mojokerto - Tren pembinaan atlet usia muda terus berkembang, termasuk melalui pendekatan pendidikan pesantren. Salah satunya dilakukan Pesantren Sepak Bola eLKISI Mojokerto yang menggabungkan pembinaan olahraga dengan pendidikan berbasis Al-Qur’an dan pembentukan karakter santri.

Program ini mengusung konsep “Dari Lapangan Menuju Peradaban” dengan menitikberatkan pada pengembangan kemampuan sepak bola sekaligus penguatan akhlak dan kedisiplinan. Para santri mendapatkan latihan teknik dan fisik secara terstruktur, didampingi pelatih profesional dengan kurikulum modern.

Pengasuh sekaligus Direktur Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, Fatkhur Rohman, mengatakan selain latihan dasar dan lanjutan, santri juga dibekali pemahaman taktik permainan modern, latihan daya tahan tubuh, hingga pembinaan mental bertanding. Lingkungan pesantren juga diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara prestasi olahraga, ibadah, dan pembentukan karakter.

Dijelaskannya, pembinaan dilakukan untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan di lapangan, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. “Sepak bola bukan hanya tentang kemenangan di lapangan, tetapi bagaimana membentuk disiplin, tanggung jawab, dan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pengasuh sekaligus Direktur Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, Fatkhur Rohman (Foto: RRI/Wahab)

Menurutnya, melalui program tersebut, santri diarahkan memiliki mental juara dan kepemimpinan yang kuat. Mereka juga dipersiapkan untuk melanjutkan karier ke klub atau akademi sepak bola profesional melalui jalur prestasi olahraga.

“Harapannya, para santri mampu berkembang menjadi atlet profesional yang tetap menjunjung nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah,” katanya.

Pembinaan berbasis pesantren seperti ini dinilai menjadi alternatif pengembangan atlet muda yang tidak hanya fokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun karakter generasi masa depan. Sementara itu Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, mengatakan, kehadiran pesantren sepak bola eLKISI ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Mojokerto karena akan banyak talenta-talenta muda yang bisa berkembang dan mendapatkan latihan teknik dasar sepak bola yang profesional.

"Sebagai orang yang juga senang bermain sepak bola, saya berharap kehadiran pesantren eLKISI ini bisa mewarnai prestasi sepak bola nasional dengan pendekatan yang lebih santun dan tetap menjunjung nilai-nilai spiritual dan sportivitas," ucapnya.

Peresmian pesantren sepak bola eLKISI Mojokerto menghadirkan pelatih Timnas seperti Indra Sjafri. Selain itu ada juga mantan pemain dan pelatih klub-klub lokal seperti Hanafing, dan Joko Susilo serta legenda sepak bola Evan Dimas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....