Transportasi Jatim April 2026, Penumpang Pesawat dan Kereta Sama-Sama Menurun

  • 03 Jun 2026 10:02 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Jumlah kedatangan penumpang angkutan udara dalam negeri (domestik) ke Jawa Timur pada April 2026 mencapai 400,79 ribu orang
  • Jumlah kedatangan penumpang angkutan laut dalam negeri (domestik) ke Jawa Timur pada April 2026 mencapai 146,36 ribu orang
  • Jumlah penumpang kereta api yang menggunakan stasiun di Jawa Timur pada April 2026 mencapai 2,46 juta orang
  • Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan udara domestik di Jawa Timur pada April 2026 mencapai 3,72 ribu ton atau turun 8,11 persen

RRI.CO.ID, Surabaya - Jumlah kedatangan penumpang angkutan udara domestik ke Jawa Timur pada April 2026 tercatat sebanyak 400,79 ribu orang. Angka tersebut turun 30,92 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 580,18 ribu penumpang.

Pelaksana Tugas Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati dalam Berita Resmi Statistik yang dirilis 2 Juni 2026 menyebutkan penurunan juga terjadi pada penumpang penerbangan internasional. Kedatangan penumpang internasional melalui Bandara Juanda turun 17,17 persen menjadi 85,61 ribu orang dibandingkan bulan sebelumnya.

"Meski kedatangan menurun, jumlah penumpang domestik yang berangkat dari bandara-bandara di Jawa Timur justru meningkat. Pada April 2026, jumlah keberangkatan mencapai 498,38 ribu orang atau naik 3,32 persen dibandingkan Maret 2026." jelasnya.

Bandara Juanda Surabaya masih menjadi pintu utama transportasi udara di Jawa Timur. Bandara ini menguasai 95,53 persen dari total kedatangan penumpang domestik dan 96,30 persen dari total keberangkatan penumpang domestik selama April 2026.

Secara tahunan, kinerja transportasi udara juga mengalami perlambatan. Jumlah kedatangan penumpang domestik turun 20,69 persen dibandingkan April 2025, sedangkan keberangkatan turun 17,44 persen.

Selain penumpang, aktivitas kargo udara domestik juga menunjukkan penurunan. Volume barang yang dimuat melalui angkutan udara domestik mencapai 3,72 ribu ton atau turun 8,11 persen dibandingkan Maret 2026.

"Sementara itu, volume barang yang dibongkar melalui angkutan udara domestik tercatat 1,62 ribu ton. Jumlah tersebut turun 1,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya." katanya.

Pada sektor transportasi laut, jumlah kedatangan penumpang angkutan laut domestik ke Jawa Timur pada April 2026 mencapai 146,36 ribu orang. Angka ini turun 34,67 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 224,02 ribu penumpang.

Sebaliknya, jumlah keberangkatan penumpang angkutan laut meningkat signifikan. BPS mencatat sebanyak 250,46 ribu penumpang berangkat dari pelabuhan di Jawa Timur atau naik 101,12 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Untuk transportasi kereta api, jumlah penumpang yang menggunakan stasiun di Jawa Timur pada April 2026 mencapai 2,46 juta orang. Jumlah tersebut turun 4,56 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 2,58 juta penumpang.

Jika ditinjau berdasarkan Daerah Operasi (DAOP), DAOP VII Madiun mencatat kenaikan tertinggi pada layanan kereta kelas lokal secara bulanan. Sebaliknya, pada layanan kelas utama, DAOP VII Madiun mengalami penurunan terbesar, yakni 26,92 persen dibandingkan Maret 2026.

Sementara itu, DAOP VIII Surabaya tetap menjadi tulang punggung angkutan kereta api regional Jawa Timur. Wilayah operasi tersebut menyumbang 79,47 persen dari total penumpang kereta api di seluruh DAOP Jawa Timur pada April 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....