HJKS ke-733, DPRD Soroti Pentingnya Pendidikan, Kesehatan, dan Hunian Layak

  • 31 Mei 2026 16:14 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi momentum refleksi arah pembangunan Kota Pahlawan di masa depan. Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menilai kemajuan sebuah kota tidak hanya ditandai oleh pesatnya pembangunan fisik, tetapi juga sejauh mana kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

Hal tersebut disampaikan politikus PDIP yang akrab disapa Ipuk usai mengikuti upacara dan resepsi HJKS ke-733 di Balai Kota Surabaya, Minggu, 31 Mei 2026. Menurutnya, pembangunan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas hidup yang berkelanjutan.

Memasuki usia ke-733 tahun, Surabaya telah menjelma menjadi salah satu kota metropolitan yang berkembang pesat. Namun, tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan laju pembangunan, melainkan memastikan hasil pembangunan tersebut dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat

"Selain infrastruktur, kebutuhan dasar masyarakat juga harus menjadi perhatian bersama. Pendidikan, kesehatan, dan fasilitas hunian yang layak harus terus diperkuat agar kesejahteraan warga semakin meningkat," ujarnya.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya itu menegaskan, DPRD Surabaya akan terus mengawal berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sebagai lembaga pengawasan dan penganggaran, DPRD berkomitmen mendorong kebijakan yang mampu memberikan dampak nyata bagi warga.

Menurutnya, pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang tidak hanya menghadirkan jalan, gedung, atau fasilitas publik yang baik, tetapi juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam momentum HJKS ke-733, Syaifuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan toleransi yang selama ini menjadi kekuatan Kota Pahlawan. Ia menilai keberhasilan Surabaya tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, komunitas, hingga warga di tingkat kampung.

"Surabaya dibangun dengan semangat kebersamaan. Karena itu seluruh elemen masyarakat harus terus dilibatkan dalam pembangunan agar kota ini semakin maju dan manfaatnya bisa dirasakan semua lapisan warga," katanya.

Ipuk berharap Surabaya di usia ke-733 tahun tidak hanya dikenal sebagai kota dengan pembangunan yang pesat, tetapi juga sebagai kota yang mampu menghadirkan kehidupan yang lebih layak, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

"Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan warga. Surabaya harus menjadi kota yang humanis, modern, dan menjadi kebanggaan generasi mendatang," tegasnya.

Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan kota ke depan perlu berjalan seimbang antara pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan demikian, kemajuan Surabaya tidak hanya terlihat dari wajah kotanya, tetapi juga tercermin dari meningkatnya kualitas hidup warganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....