HUT ke-733, Politisi Gerindra Berharap Surabaya menuju Kota Global dan Inklusif

  • 31 Mei 2026 16:11 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi momentum memperkuat arah pembangunan kota. Surabaya diharapkan semakin maju, inklusif, berkeadilan, serta mampu menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya memiliki posisi strategis nasional. Kota ini juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kawasan Indonesia Timur yang terus berkembang dan berdaya saing.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, Minggu 31 Mei 2026 menjelaskan, pembangunan Surabaya harus terus diperkuat agar manfaatnya dirasakan luas. Pembangunan tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek sosial, pendidikan, dan kualitas hidup warga.

“Surabaya harus menjadi miniatur pembangunan Indonesia. Tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga kehidupan sosial, kreativitas anak muda, dan kualitas hidup masyarakat sampai ke kampung-kampung,” katanya.

Selain mempertahankan berbagai capaian pembangunan, percepatan program strategis juga diperlukan. Langkah tersebut penting agar manfaat program pemerintah dapat segera dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami melihat komitmen pemerintah kota sudah baik. Tetapi beberapa program strategis masih membutuhkan percepatan agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pengembangan Koperasi Merah Putih dinilai menjadi instrumen penting ekonomi kerakyatan. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaku usaha kecil sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi berbasis kampung secara berkelanjutan.

“Koperasi Merah Putih adalah cara membangun ekonomi dari bawah. Karena itu jumlah titik dan progres pelaksanaannya perlu terus ditingkatkan,” katanya.

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis juga diharapkan semakin optimal ke depan. Penambahan dapur SPPG dinilai penting untuk memperluas manfaat program sekaligus membuka peluang kerja baru.

“Kalau 177 dapur SPPG bisa terwujud, program ini berpotensi menyerap sedikitnya 8.300 tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Program Cek Kesehatan Gratis yang telah berjalan juga perlu diperkuat sosialisasinya. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan dini.

“Cakupan CKG sudah baik, tetapi aktivasinya masih perlu diperkuat melalui kecamatan, kelurahan, dan Kader Surabaya Hebat agar masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan,” katanya.

Menjelang usia ke-733 tahun, Surabaya diharapkan terus berkembang menjadi kota global. Pembangunan, pelayanan publik, dan kesejahteraan warga diharapkan semakin merata dan berkualitas.

“Semoga Surabaya semakin maju, semakin berkeadilan, semakin inklusif, dan menjadi kota global yang benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” ujar Cahyo Harjo Prakoso.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....