Perayaan Waisak Bersamaan Dengan HJKS, Ini Harapan Umat Buddha pada Kota Surabaya
- 30 Mei 2026 21:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Perayaan Hari Besar Tri Suci Waisak tahun 2026 membawa kesan tersendiri bagi umat Buddha khususnya di Kota Surabaya. Hal tersebut tak lepas dari persamaan tanggal perayaan Hari Waisak dengan Hari Jadi Kota Surabaya ke 733 yakni 31 Mei 2026.
Salah satu umat Buddha yang juga Ketua Pengurus Vihara Buddhayana Dharmawira Center (BDC) Agung Prajna Mudita kepada RRI mengatakan momen Waisak dan HJKS diharapkan mampu meningkatkan solidaritas kerukunan umat beragama di Kota Pahlawan.
“Karena Surabaya ini kan juga dikenal sebagai Kota Pahlawan ya, jadi kami berharapnya pada HJKS tahun ini solidaritas dan jiwa toleransi antar umat beragama dapt lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, dan tentu harus lebih rukun masyarakatnya,” ucap Agung.
Ia menambahkan dengan keunikan Kota Surabaya yang memiliki berbagai perbedaan etnis, agama dan suku justru menjadi keunggulan tersendiri bagi masyarakat Kota Surabaya yang wajib di jaga persatuan dan kerukunan yang ada.
“Karena Surabaya ini kan multi kultur ya, belum lagi multi etnis dan multi religi juga, jadi menurut saya pribadi ini merupakan sebuah keunggulan bagi Kota Surabaya, dan kami umat Buddha tentu terus mendukung upaya persatuan masyarakat agar Surabaya maju,” ujarnya.
Dirinya juga menyebut dengan tema Waisak tahun ini yakni “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” menjadi pengingat bagi warga Surabaya untuk ikut serta memulai perwujudan perdamaian dimulai dari tiap individu bagi seluruh kelompok masyarakat.
“Sesuai dengan tema juga ya, artinya untuk merealisasikan perdamaian antar individu saja itu di mulai dari diri sendiri, dan menjadi warning bagi kita semua juga agar situasi global yang sedang tidak kondusif ini untuk menjadikan kita lebih peduli terhadap sesama,” ungkapnya.
Pada peringatan Waisak kali ini, Vihara Buddhayana Dharmawira Center (BDC) yang berada di kawasan Jl. Panjang Jiwo Permai, Surabaya akan menyelenggarakan berbagai prosesi ibadah yang diikuti oleh total 300 umat Buddha.
Kegiatan yang akan dilakukan diantaranya Upacara Yi Fo yang dilaksanakan pukul 09.00 WIB, dilanjutkan Puja Waisak pada pukul 15.00 WIB, dan ditutup dengan detik-detik Tri Suci Waisak tepat pada pukul 15.45.08 WIB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....