Uskup Didik Pimpin Penerimaan Sakramen Krisma di Surabaya

  • 01 Jun 2026 07:07 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Surabaya – Gereja Paroki Sakramen Maha Kudus Surabaya menggelar perayaan Penerimaan Sakramen Krisma pada Minggu 31 Mei 2026. Perayaan sakral yang diikuti lebih dari 100 calon krisma tersebut berlangsung khidmat mulai pukul 08.30 WIB dan dipimpin oleh Uskup Kevikepan Surabaya, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo atau yang akrab disapa Uskup Didik.

Sakramen Krisma atau Sakramen Penguatan merupakan bagian penting dari proses inisiasi dalam Gereja Katolik yang bertujuan menyempurnakan rahmat pembaptisan. Melalui sakramen ini, umat diteguhkan dalam iman dan dipersiapkan menjadi saksi Kristus di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam homilinya, Uskup Didik menjelaskan bahwa terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh calon penerima Sakramen Krisma. Menurutnya, sakramen tersebut bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan langkah penting menuju kedewasaan iman.

“Untuk menjadi calon Krisma, pertama-tama para calon Krisma berusia 12 hingga 15 tahun ke atas dan telah menerima Sakramen Baptis serta Komuni Pertama,” ujar Uskup Didik di hadapan para calon krisma, orang tua, dan umat yang hadir.

Ia juga menegaskan bahwa setiap calon wajib mengikuti pembinaan rohani sebelum menerima sakramen tersebut. Pembinaan dilakukan untuk memperdalam pemahaman iman serta penghayatan terhadap ajaran Gereja Katolik.

Menurut Uskup Didik, proses pembekalan berlangsung selama kurang lebih lima hingga enam bulan. Kegiatan itu dilaksanakan secara rutin setiap hari Minggu setelah perayaan Misa Kudus, dengan materi yang membantu peserta semakin mengenal Tuhan dan memahami panggilan hidup sebagai umat beriman.

Melalui Sakramen Krisma, para peserta menerima pengurapan minyak krisma sebagai lambang karunia Roh Kudus yang menguatkan mereka dalam menjalankan tugas sebagai saksi Kristus. “Menjadi saksi Kristus berarti berani menghidupi ajaran Yesus, baik di lingkungan gereja, sekolah, keluarga, maupun dalam pergaulan sehari-hari,” jelasnya.

Menutup perayaan tersebut, Uskup Didik menyampaikan harapan agar para penerima Sakramen Krisma bertumbuh menjadi pribadi yang matang dalam iman dan kasih. “Dengan Sakramen Krisma ini, para calon krisma akan tumbuh menjadi pribadi yang lemah lembut dan semakin dewasa dalam iman dan persaudaraan,” tuturnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta dukungan dari orang tua, wali baptis, dan seluruh umat paroki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....