Rumah Belajar Novaloka, Berdayakan Anak Marjinal
- 30 Mei 2026 09:20 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Surabaya kembali menggelar program Dialog Komunitas pada Sabtu, 30 Mei 2026. Edisi kali ini menghadirkan sebuah gerakan sosial yang berfokus pada pendidikan anak-anak marjinal di Kota Pahlawan, yaitu Komunitas Rumah Belajar Novaloka. Hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif ini, Andri Sulistiono selaku Founder Yayasan Novaloka, didampingi oleh Wiwik Agustina, salah satu pengajar aktif di Rumah Belajar Novaloka.
Dalam sesi dialog, Andri Sulistiono menceritakan awal mula terbentuknya Rumah Belajar Novaloka pada tahun 2025 lalu. Komunitas ini lahir dari keresahan terhadap akses pendidikan anak-anak kurang mampu dan marjinal yang ada di sekitar kawasan Pakis Gunung, Surabaya.
"Rumah Belajar Novaloka kami dirikan sebagai ruang aman dan gratis bagi anak-anak marjinal untuk mendapatkan hak belajar yang layak. Kami ingin memutus rantai keterbatasan dengan memberikan mereka bekal ilmu dan karakter," ujar Andri.
Saat ini, aktivitas belajar mengajar berpusat di Pakis Gunung 1 No. 133, Surabaya. Tempat sederhana tersebut kini bertransformasi menjadi ruang penuh harapan bagi puluhan anak sekitar untuk merajut cita-cita mereka. Sementara itu, Wiwik Agustina membagikan pengalamannya selama mengajar di Rumah Belajar Novaloka.
Menurutnya, menghadapi anak-anak marjinal membutuhkan kesabaran ekstra dan pendekatan emosional yang berbeda dibanding sekolah formal. Novaloka mengusung kurikulum yang fleksibel. Fokus pada calistung (baca, tulis, hitung) serta pendidikan karakter.
Menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak agar tidak merasa minder dengan keterbatasan ekonomi. Menjadikan proses belajar terasa menyenangkan lewat permainan dan cerita edukatif.
"Tantangan terbesarnya adalah membangun konsistensi mereka untuk mau datang dan belajar. Namun, melihat binar mata mereka saat mulai bisa membaca atau paham suatu materi, itu menjadi kepuasan yang tidak ternilai bagi kami para pengajar," ucap Wiwik.
Melalui udara Pro 4 RRI Surabaya, Komunitas Rumah Belajar Novaloka juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga Surabaya yang ingin berkontribusi—baik sebagai relawan pengajar, donatur buku bacaan, maupun fasilitas penunjang belajar lainnya. Dialog yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan pesan kuat dari narasumber bahwa pendidikan adalah hak segala bangsa, dan menyelamatkan masa depan anak-anak marjinal adalah tanggung jawab bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....