Tanaman TOGA, Warisan Kesehatan yang Menjadi Gaya Hidup Warga Surabaya
- 24 Mei 2026 08:47 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat terus meningkat, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok dan biaya kesehatan yang terus mengalami kenaikan. Salah satu langkah sederhana namun memiliki manfaat besar adalah menanam tanaman TOGA atau Tanaman Obat Keluarga di lingkungan rumah.
Tanaman TOGA bukan hanya sekadar penghias pekarangan. Berbagai jenis tanaman seperti jahe, kunyit, serai, temulawak, daun sirih, hingga lidah buaya telah lama dikenal memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh secara alami. Selain mudah ditanam, tanaman tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan minuman herbal, obat tradisional, hingga kebutuhan dapur sehari-hari.
Di Kota Surabaya, budaya menanam tanaman TOGA sebenarnya sudah digaungkan sejak masa kepemimpinan Tri Rismaharini yang kala itu menjabat sebagai Walikota Surabaya. Pada masa kepemimpinannya, masyarakat didorong untuk memanfaatkan lahan rumah sebagai area penghijauan sekaligus tanaman produktif yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga. Kebiasaan tersebut perlahan membentuk pola hidup masyarakat Surabaya yang kini semakin terbiasa menanam berbagai tanaman herbal secara mandiri di rumah.
Fathiyah Amieni Sekretaris II Kontak Tani Nelayan Andalan Provinsi Jatim mengatakan bahwa keberadaan tanaman TOGA memiliki manfaat besar bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi kesehatan tetapi juga ekonomi keluarga.
“Tanaman TOGA sangat penting ditanam di setiap rumah karena selain membantu menjaga kesehatan tubuh, tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika harga rempah dan kebutuhan dapur naik, masyarakat masih bisa memanfaatkan hasil tanaman sendiri sehingga pengeluaran rumah tangga bisa lebih hemat,” ujarnya saat berbincang dengan RRI Surabaya, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurutnya, budaya menanam TOGA juga perlu terus dikenalkan kepada generasi muda agar masyarakat tidak bergantung sepenuhnya pada obat-obatan kimia maupun kebutuhan dapur dari pasar. Selain menjaga kesehatan keluarga, keberadaan tanaman TOGA juga memberikan manfaat lingkungan.
Tanaman hijau membantu memperbaiki kualitas udara, mengurangi polusi, serta menciptakan suasana rumah yang lebih asri dan nyaman. Tidak sedikit warga Surabaya yang kini memanfaatkan halaman sempit maupun pot sederhana untuk membudidayakan tanaman herbal.
Di sisi lain, tanaman TOGA juga memiliki nilai ekonomis. Masyarakat dapat memanfaatkan hasil tanaman sendiri untuk kebutuhan harian tanpa harus membeli terus-menerus di pasar. Bahkan sebagian warga mulai menjadikan tanaman herbal sebagai peluang usaha rumahan, mulai dari penjualan bibit hingga produk olahan herbal seperti jamu dan minuman kesehatan.
Budaya menanam tanaman TOGA menjadi bukti bahwa langkah kecil dari rumah dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan, lingkungan, sekaligus ekonomi keluarga. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat, tanaman TOGA diharapkan terus menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia, khususnya di Surabaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....