Pemkot Surabaya Jelaskan Acuan Perhitungan Jalur Prestasi SPMB 2026/2027

  • 22 Mei 2026 11:24 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memaparkan mekanisme penilaian jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Pada tahun ini, jalur prestasi mendapat kuota sebesar 35 persen yang terbagi menjadi tiga subjalur, yakni prestasi akademik, perlombaan dan pertandingan, serta penghafal kitab suci.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati menjelaskan, penilaian pada jalur prestasi nonakademik dibedakan antara kompetisi berjenjang yang diselenggarakan pemerintah dengan open tournament.

“Jalur prestasi nonakademik ada open tournament dan ada yang berjenjang,” kata Febri, Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menerangkan, kompetisi berjenjang yang digelar pemerintah pusat maupun daerah akan memberikan poin lebih besar dibandingkan turnamen terbuka. Sebab, peserta harus melalui tahapan seleksi mulai tingkat kecamatan, kota, provinsi hingga nasional.

“Jenjang itu mulai dari tingkat kecamatan, terbaiknya naik ke kota. Dari kota terbaik masuk provinsi, lalu terbaik lagi masuk nasional. Itu poinnya jauh lebih besar daripada open tournament,” paparnya.

Febri menuturkan, jalur prestasi akademik memperoleh kuota terbesar dibandingkan dua subjalur lainnya.

“Nilai prestasi akademik mendapat 20 persen dari total kuota 35 persen. Kemudian jalur perlombaan dan pertandingan 12 persen, serta penghafal kitab suci 3 persen,” ujarnya.

Khusus jalur prestasi akademik, Dispendik Surabaya menerapkan skema baru dengan menggabungkan nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Jika sebelumnya penilaian hanya mengacu pada nilai rapor, kini hasil TKA menjadi salah satu komponen utama penilaian.

“Kalau sebelumnya nilai prestasi akademik langsung berdasarkan nilai rapor, saat ini akan dikombinasikan dengan hasil TKA,” jelasnya.

Hasil TKA dijadwalkan diumumkan pada 26 Mei 2026. Setelah itu, calon murid beserta orang tua diharapkan dapat mulai menghitung peluang masuk melalui jalur prestasi akademik.

“Hasil TKA memang belum tayang, insyaallah tanggal 26 Mei. Pada saat hasil TKA tayang, kita sudah sama-sama bisa berhitung,” katanya.

Dalam skema tersebut, nilai TKA memiliki bobot 40 persen, sedangkan nilai rapor berbobot 60 persen.

“Hasil TKA nanti diproporsikan 40 persen. Sisanya adalah nilai rapor yang diproduksi masing-masing sekolah,” terangnya.

Selain itu, Dispendik Surabaya juga menerapkan tahapan seleksi secara bertahap agar memberikan kesempatan lebih luas kepada calon murid. Jalur perlombaan dan penghafal kitab suci akan diproses lebih dahulu sebelum jalur prestasi akademik dibuka.

“Kita akan mendahulukan yang perlombaan dan penghafal kitab suci,” kata dia.

Menurut Febri, sistem tersebut memungkinkan peserta yang belum lolos pada jalur perlombaan tetap memiliki kesempatan mengikuti seleksi melalui jalur akademik berbasis nilai rapor dan TKA.

“Artinya, kita memberi kesempatan lebih luas. Jadi yang sudah mengambil jalur perlombaan tetapi belum beruntung, masih bisa masuk melalui jalur rapor,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jadwal SPMB jenjang SMPN jalur prestasi kategori perlombaan akademik maupun nonakademik dimulai dengan verifikasi pada 21 April–15 Juni 2026. Pendaftaran dibuka pada 27–29 Juni 2026 dan pengumuman hasil seleksi pada 30 Juni 2026.

Sementara itu, jalur prestasi kategori penghafal kitab suci juga menjalani tahapan verifikasi pada 21 April–15 Juni 2026. Pendaftaran dibuka pada 27–29 Juni 2026 dengan pengumuman hasil pada 30 Juni 2026.

Adapun jalur prestasi kategori nilai akademik dibuka pada 1–3 Juli 2026 setelah proses verifikasi pada 20 April–15 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 4 Juli 2026.

Informasi lengkap mengenai jadwal dan mekanisme pendaftaran SPMB Surabaya 2026/2027 dapat diakses melalui spmb.surabaya.go.id⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....