Akses Air Bersih dan Sanitasi Jadi Fokus Impact Week Manulife Indonesia 2026

  • 22 Mei 2026 11:23 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Jakarta - Akses air bersih dan sanitasi masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Kondisi tersebut mendorong Manulife Indonesia memperluas program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan Impact Week 2026.

Program yang berlangsung pada 27 April hingga 8 Mei 2026 itu melibatkan lebih dari 200 relawan dari Manulife Indonesia dan Manulife Syariah Indonesia. Kegiatan difokuskan pada kesehatan, sanitasi, literasi keuangan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia, Lauren Sulistiawati dalam rilis yang diterima redaksi pada Jumat 22 Mei 2026 mengatakan kualitas hidup tidak hanya diukur dari usia panjang. Menurutnya, kesehatan, koneksi sosial, dan kehidupan yang bermakna menjadi bagian penting dalam konsep longevity.

“Longevity bukan hanya tentang hidup lebih lama, tetapi tentang bagaimana kita dapat hidup dengan lebih sehat, terhubung, dan bermakna,” ujar Lauren Sulistiawati.

Salah satu fokus utama program tersebut adalah penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi di Kampung Ciangger, Desa Ciangger, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Program itu dijalankan sebagai bagian upaya mendukung kesehatan masyarakat dan kualitas hidup jangka panjang.

Menurut Lauren, akses terhadap air bersih dan sanitasi layak menjadi fondasi penting untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan. Karena itu, penyediaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

“Akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak merupakan fondasi utama kesehatan masyarakat. Melalui peresmian fasilitas ini, kami berharap masyarakat dapat menjalani kehidupan sehari-hari yang lebih sehat,” katanya.

Program penyediaan air bersih tersebut merupakan kelanjutan kolaborasi Manulife Indonesia dengan Dompet Dhuafa sejak 2022. Hingga 2026, fasilitas air bersih dan sanitasi telah dibangun di enam desa dengan total penerima manfaat sekitar 10.000 orang.

Sekitar 4.500 warga Kampung Ciangger dan wilayah sekitarnya menjadi bagian penerima manfaat program tersebut. Selain itu, sekitar 100 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan seminar kesehatan bersama Rumah Sakit BSH.

Edukasi kesehatan dalam program itu difokuskan pada pola hidup bersih dan sehat serta pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. Sementara itu, Manulife Syariah Indonesia juga menghadirkan edukasi literasi keuangan bagi masyarakat.

Program Impact Week turut menjadi bagian pemanfaatan fasilitas Paid Volunteer yang diberikan kepada 37.000 karyawan Manulife secara global. Melalui program tersebut, perusahaan mendorong keterlibatan relawan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....