Cinta Allah SWT Datang Bersamaan dengan Cobaan Kehidupan

  • 17 Mei 2026 07:50 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Meningkatnya tekanan hidup, persoalan ekonomi, hingga naik turunnya emosional yang dialami masyarakat menghadapi persoalan hidup, diperlukan nilai spiritual untuk mengatasinya. Dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Surabaya, Ustaz Chusni Amaludin, SHI., M.Pd., CDAI, Wakil Ketua Komunitas Pendakwah Keren Surabaya menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat saat ini tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga lemahnya kesiapan mental dan spiritual dalam menghadapi ujian kehidupan.

“Banyak orang merasa hidupnya paling berat hingga kehilangan harapan. Padahal dalam ajaran Islam, cobaan adalah bagian dari proses penguatan iman dan bentuk kasih sayang Allah SWT,” ujarnya.

Menurutnya, tekanan sosial, tuntutan pekerjaan, masalah keluarga, hingga pengaruh media sosial turut memperbesar tingkat stres masyarakat. Kondisi itu menyebabkan sebagian orang mudah marah, cemas, bahkan mengalami depresi karena merasa tidak mampu menghadapi kenyataan hidup.

“Allah tidak memberikan ujian di luar kemampuan manusia. Namun persoalannya, banyak orang tidak siap secara mental dan spiritual ketika menghadapi masalah,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh berbagai faktor, termasuk tuntutan hidup yang semakin tinggi, ketidakstabilan ekonomi, serta pengaruh media sosial yang membuat seseorang terus membandingkan kehidupannya dengan orang lain.

“Sekarang ini banyak orang terlihat bahagia di media sosial, tetapi sebenarnya sedang menyimpan tekanan hidup yang berat. Akibatnya, masyarakat mudah merasa gagal, minder, bahkan kehilangan rasa syukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebagian masyarakat memandang cobaan hidup semata sebagai penderitaan, bukan sebagai proses pembelajaran dan penguatan diri. Padahal dalam ajaran Islam, ujian kehidupan merupakan bagian dari bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.

Selain itu, masih kurangnya kepedulian sosial di lingkungan sekitar, dikatakan Ustaz Chusni, juga turut memperparah kondisi psikologis seseorang yang sedang menghadapi masalah. Karena itu, dukungan keluarga dan lingkungan dinilai menjadi faktor penting dalam membantu seseorang bangkit dari keterpurukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....