Manajemen RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan akan Evaluasi Sistem Hydrant
- 15 Mei 2026 14:30 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Surabaya, memastikan akan mengevaluasi fungsi hydrant agar sesuai dengan standart yang ditentukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya.
Pandangan itu disampaikan Prof. Dr. Ahmad Suryawan Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr. Soetomo Surabaya yang juga Ketua Insiden Commander usai kejadian kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), pada Jumat 15 Mei 2026 pagi.
Ia menjelaskan bahwa fasilitas hydrant tersedia di outdoor dan indoor rumah sakit dan berfungsi secara normal, hanya saja tekanan airnya tidak cukup kuat untuk memadamkan api.
“Mengenai hydrant yang saya terima informasinya, ada di indoor maupun outdoor, kemungkinan besar kalau untuk tekanan bisa jadi, tapi fungsi pasti masih berjalan,” ungkap Prof Wawan, panggilan akrabnya.
Sebelumnya, pihak pemadam kebakaran sempat menyebut kalau hydrant rumah sakit memiliki tekanan yang rendah. Sehingga tidak bisa mencapai lantai lima yang merupakan titik kebakaran terjadi.
Sebagai langkah lanjutan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan pengecekan lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan sesuai dengan standart petugas pemadam kebakaran.
“Pengecekan kami lakukan di area lainnya, apakah sudah sesuai dengan ketentuan dan standart pihak damkar untuk antisipasi kemungkinan kejadian kedepan,” ujarnya.
Selain evaluasi, pihaknya secara rutin melakukan simulasi penanganan kebakaran atau code red sebagai bagian dari standar keselamatan rumah sakit melalui program Hospital Disaster Program (HOSDIP), dengan penanganan tidak lebih dari 30 menit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....