Merawat Cinta Kasih dalam Keluarga

  • 15 Mei 2026 10:46 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kehidupan yang harmonis dan bahagia. Namun, tidak sedikit keluarga yang menghadapi persoalan akibat pudarnya rasa cinta, hormat, dan kerja sama antaranggotanya.

Dalam siaran Cahaya Pagi di Pro 4 RRI Surabaya, Jumat, 15 Mei 2026, tema “Merawat Cinta Kasih dalam Keluarga” diangkat untuk mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga menurut ajaran Islam. Narasumber acara, ustazah Zumrotul Hasanah, mengatakan bahwa merawat cinta kasih dalam keluarga merupakan upaya berkelanjutan untuk menciptakan suasana sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Menurutnya, merawat berbeda dengan menanam karena dilakukan setelah fondasi keluarga terbentuk melalui pernikahan. “Merawat cinta kasih dalam keluarga menurut ajaran agama Islam adalah sebuah upaya berkelanjutan untuk menciptakan suasana yang sakinah, mawaddah, warahmah, yaitu tenang, penuh cinta dan kasih sayang,” ujarnya dalam siaran tersebut.

Ia menjelaskan bahwa membangun keluarga harmonis harus dimulai dari akad nikah yang benar, suci, dan sakral. Dalam Islam, ikatan pernikahan disebut sebagai mitsaqan ghalidzan atau perjanjian yang kuat sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 21.

Menurut Zumrotul Hasanah, keluarga bahagia tidak dapat tercipta secara instan. Dibutuhkan konsep dan persiapan yang matang sebelum membangun rumah tangga agar pasangan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan keluarga.

“Jika kita menginginkan terwujudnya masyarakat yang bahagia, maka harus diwujudkan terlebih dahulu keluarga yang bahagia,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu langkah penting dalam merawat keluarga adalah memperkuat rasa cinta kasih antara suami dan istri. Cinta, menurutnya, tidak hanya berupa ketertarikan, tetapi juga kepedulian, perhatian, dan keintiman yang dibangun melalui komunikasi serta tindakan nyata sehari-hari.

Zumrotul Hasanah mencontohkan Rasulullah SAW sebagai teladan terbaik dalam memperkuat rasa cinta di dalam keluarga. Meski memiliki lebih dari satu istri, Nabi Muhammad SAW mampu memberikan rasa nyaman dan kasih sayang sehingga seluruh keluarganya merasa dicintai.

“Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah sosok yang paling berhasil dalam memperkuat rasa cinta karena beliau paling sukses memberikan ketenangan kepada keluarganya,” tuturnya.

Selain cinta kasih, ia menekankan pentingnya memperkuat rasa hormat di antara anggota keluarga. Sikap saling menghargai, baik kepada pasangan, orang tua, maupun anak, menjadi dasar terciptanya rumah tangga yang harmonis dan penuh ketenteraman.

Ia menjelaskan bahwa dalam perjalanan rumah tangga, romantisme di awal pernikahan lambat laun akan berubah menjadi penilaian yang lebih objektif terhadap pasangan. Pada fase inilah rasa hormat harus terus dipelihara agar persoalan kecil tidak berkembang menjadi konflik besar.

“Suami harus menghargai istrinya, dan istri juga menghormati suaminya. Sikap hormat merupakan dasar penting dalam menjaga keutuhan keluarga,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Zumrotul Hasanah juga mengingatkan pentingnya kerja sama dalam keluarga, baik dalam mengatur ekonomi, mendidik anak, maupun menjalankan aktivitas rumah tangga sehari-hari. Menurutnya, kerja sama harus dibangun dalam kebaikan dan ketakwaan sesuai ajaran Islam.

Ia menutup siaran dengan harapan agar setiap keluarga mampu menjaga cinta kasih dan kebersamaan demi mewujudkan rumah tangga yang bahagia dan abadi. “Semoga keluarga kita tetap menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dan selalu diberi keberkahan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....