Lansia Terlantar di Sidoarjo Dievakuasi ke Liponsos

  • 05 Jul 2026 10:00 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID,Sidoarjo – Seorang lanjut usia (lansia) bernama Mustofa (71) dievakuasi ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sidoarjo setelah ditemukan hidup seorang diri di sebuah kamar kos di Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono. Pria yang mengalami stroke itu mengaku telah ditinggalkan anak dan menantunya selama sekitar satu tahun tanpa mendapat nafkah maupun kunjungan.

‎Saat ditemui di Liponsos Sidoarjo, Mustofa tampak menahan haru saat menceritakan perjalanan hidupnya. Ia mengaku sebelumnya tinggal bersama anak ketiganya di Desa Bohar, Kecamatan Taman, setelah menjual rumah yang pernah dimilikinya di kawasan Suko. Selama tinggal bersama keluarga, ia membantu mengasuh cucu sejak lahir.

‎"Waktu anak pertama mereka lahir, saya yang merawat seharian. Yang memandikan, memberi makan, sampai memberi susu, saya yang mengurus," kenangnya, Minggu 5 Juli 2026.

‎Menurut Mustofa, keadaan berubah setelah dirinya terserang stroke dan tidak lagi mampu membantu pekerjaan rumah tangga maupun mengasuh cucu. Ia mengaku kemudian dipindahkan ke sebuah rumah kos di Desa Masangan Wetan tanpa penjelasan.

‎"Barang-barang saya dipindahkan, lalu saya ditaruh di kos dan ditinggal begitu saja. Tidak ada penjelasan," ujarnya.

‎Sejak saat itu, kata dia, anak maupun menantunya tidak pernah lagi datang menjenguk. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ia mengandalkan bantuan warga sekitar.

‎"Makan dari tetangga yang kasihan kepada saya. Pernah juga minta tolong dibelikan obat ke anak, tapi tidak mau," tuturnya.

‎Mustofa juga mengungkapkan biaya sewa kamar kos sempat menunggak selama beberapa bulan. Di tengah keterbatasan fisiknya, radio menjadi satu-satunya hiburan yang menemaninya setiap hari.

‎"Saya sehari-hari mendengarkan radio. Kalau malam senang mendengar wayang kulit, juga mengikuti berita kriminal, kecelakaan, sampai informasi lalu lintas," katanya.

‎Kini Mustofa mendapatkan penanganan dan perawatan di Liponsos Sidoarjo, sementara pihak terkait diharapkan menelusuri kondisi keluarganya untuk memastikan hak-hak lansia tersebut tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....