April 2026 Inflasi Year on Year (y-on-y) Provinsi Jawa Timur sebesar 2,85 persen

  • 05 Mei 2026 07:47 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Perkembangan harga berbagai komoditas di Provinsi Jawa Timur pada April 2026 secara umum menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, inflasi tahunan (year on year/y-on-y) tercatat sebesar 2,85 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 108,43 pada April 2025 menjadi 111,52 pada April 2026.

Secara bulanan (month to month/m-to-m), inflasi tercatat sebesar 0,02 persen, sedangkan secara tahun kalender (year to date/y-to-d) mencapai 1,15 persen. Kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya indeks pada hampir seluruh kelompok pengeluaran.

Statistisi Ahli Madya BPS Jawa Timur, Debora Sulistya Rini, memaparkan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan kenaikan 3,90 persen.

"Selain itu, kelompok transportasi turut mengalami kenaikan sebesar 2,64 persen, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencatat lonjakan tertinggi hingga 11,32 persen." ujarnya, Senin, 4 Mei 2026.

Sejumlah komoditas tercatat dominan memberikan andil terhadap inflasi tahunan, antara lain emas perhiasan, angkutan udara, daging ayam ras, beras, minyak goreng, serta telur ayam ras. Sementara itu, komoditas seperti bawang putih, bawang merah, kelapa, dan pisang justru memberikan kontribusi terhadap deflasi.

"Pada level bulanan, komoditas seperti angkutan udara, minyak goreng, nasi dengan lauk, hingga bahan pangan seperti tomat dan tahu mentah menjadi pendorong utama inflasi. Di sisi lain, penurunan harga daging ayam ras, cabai rawit, dan telur ayam ras turut menahan laju kenaikan inflasi." katanya.

Dari sisi kelompok pengeluaran, kontribusi terbesar terhadap inflasi tahunan berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,08 persen, diikuti transportasi sebesar 0,33 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,80 persen.

BPS Jawa Timur juga mencatat bahwa seluruh 11 kabupaten/kota indeks harga konsumen (IHK) mengalami inflasi tahunan. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sumenep sebesar 4,13 persen, sedangkan terendah terjadi di Kabupaten Banyuwangi sebesar 2,22 persen.

Secara historis, tingkat inflasi April 2026 ini lebih tinggi dibandingkan April 2025 yang sebesar 1,35 persen, namun masih lebih rendah dibandingkan April 2024 yang mencapai 3,25 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....