Kisah Inspiratif Tania Siswa 'Slow Learner' di Rumah Anak Prestasi

  • 18 Apr 2026 12:12 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Menjadi seorang "Slow Learner" atau anak yang membutuhkan waktu lebih lama dan pengulangan lebih banyak untuk memahami pelajaran dibandingkan teman sebaya, seringkali dengan skor IQ sedikit di bawah rata-rata. Bukan hambatan bagi Tania Kanza Gunawan untuk terus bersinar.

Melalui program unggulan Pemerintah Kota Surabaya, Rumah Anak Prestasi (RAP), Tania membuktikan bahwa keterbatasan belajar bukanlah tembok, melainkan tantangan yang bisa ditaklukkan dengan ketekunan. Kisah inspiratif ini dibagikan Tania dalam dialog interaktif "Ruang Disabilitas" di program Surabaya Siang Ini, Pro 1 RRI Surabaya edisi Sabtu, 18 April 2026. Tidak sendirian, Tania hadir didampingi sang ibunda, Fitri Handayani, yang setia memberikan dukungan penuh bagi perkembangan buah hatinya.

Tania dikenal sebagai sosok yang sangat aktif di Rumah Anak Prestasi. Tidak hanya fokus pada satu bidang, ia mengikuti berbagai kelas terapi dan pelatihan keterampilan yang dirancang untuk mengasah kemandirian serta bakat seninya.

Beberapa kelas yang ditekuni Tania di RAP antara lain:

Seni Visual: Fotografi dan Melukis (baik di media kanvas maupun kain).

Keterampilan Tangan: Menjahit, Sablon, Handycraft, dan membatik.

Olah Vokal & Komunikasi: Musik dan Public Speaking.

"Di RAP, Tania bisa mengeksplorasi banyak hal. Ini sangat membantu perkembangan kognitif dan kepercayaan dirinya," kata Fitri Handayani dalam dialog tersebut.

Kesibukan Tania ternyata tidak hanya berhenti di lingkungan RAP. Di luar jam terapi, gadis multitalenta ini juga mengisi waktunya dengan kegiatan yang sangat variatif. Tania tercatat aktif mengikuti olahraga bela diri Jujitsu, memperdalam ilmu agama melalui kegiatan Mengaji, serta tetap fokus pada pendidikan akademik melalui Les Pelajaran Sekolah.

Kombinasi antara terapi seni di RAP dan kegiatan fisik serta kegiatan di luar, membentuk karakter Tania menjadi pribadi yang tangguh.

"Tania membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat dan fasilitas yang mendukung seperti di Rumah Anak Prestasi, anak-anak dengan kebutuhan khusus bisa memiliki kesibukan yang produktif dan membanggakan," katanya.

Melalui siaran di Pro 1 RRI Surabaya ini, Fitri Handayani berharap kisah putrinya bisa menjadi penyemangat bagi orang tua lain yang memiliki anak dengan kondisi serupa. Pesan utamanya adalah jangan pernah menyerah dan teruslah mencari wadah yang tepat untuk mengembangkan potensi anak.

Kehadiran sosok seperti Tania Kanza Gunawan menjadi pengingat bagi warga Surabaya bahwa setiap anak adalah istimewa, dan setiap langkah kecil menuju kemandirian adalah sebuah prestasi yang patut dirayakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....