Teladan Bu Dar Mortir Surabaya

  • 18 Apr 2026 09:20 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Sosok pahlawan perempuan Dariyah Soerodikoesoemo atau yang dikenal sebagai Bu Dar Mortir kembali dikenalkan kepada masyarakat oleh Roodebrug Soerabaia sebagai bagian dari upaya edukasi sejarah, khususnya bagi generasi muda, dalam Dialog Aspirasi Pro1 RRI Surabaya, Sabru, 18 April 2026.

Ketua Roodebrug Soerabaia, Satrio Sudarso, mengatakan Bu Dar Mortir merupakan sosok yang dapat menginspirasi perempuan di era modern. Menurutnya, peran perempuan dalam perjuangan tidak selalu berada di garis depan, namun tetap memiliki dampak besar bagi keberhasilan perjuangan.

“Bu Dar Mortir mampu menginisiasi semangat dan keberanian. Ini menjadi teladan bahwa perempuan di era sekarang juga bisa berkontribusi nyata bagi lingkungan dan bangsa,” ujarnya.

Bu Dar Mortir dikenal sebagai penggerak dapur umum saat Pertempuran 10 November 1945. Melalui perannya tersebut, ia memastikan kebutuhan makanan para pejuang tetap terpenuhi di tengah keterbatasan logistik.

Tidak hanya itu, ia juga terlibat dalam mendirikan pos-pos pertolongan pertama untuk merawat pejuang yang terluka. Dalam kondisi perang yang serba sulit, Bu Dar Mortir bahkan rela menjual perhiasannya demi membeli bahan makanan bagi para pejuang.

Satrio menambahkan, peran logistik seperti yang dilakukan Bu Dar Mortir seringkali kurang mendapat perhatian dalam narasi sejarah, padahal kontribusinya sangat penting dalam menjaga semangat juang para pejuang di lapangan.

“Tanpa dukungan logistik yang kuat, perjuangan di garis depan tidak akan berjalan maksimal,” katanya.

Julukan “Mortir” disematkan karena semangatnya yang meletup-letup dalam membantu perjuangan. Ia juga dikenal tegas dalam memastikan makanan yang dibagikan kepada para pejuang dalam kondisi layak.

Melalui berbagai kegiatan, Roodebrug Soerabaia aktif mengenalkan tokoh-tokoh sejarah yang belum banyak diketahui masyarakat, di antaranya melalui teatrikal perjuangan, tur sejarah, serta edukasi publik.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap sejarah lokal sekaligus menumbuhkan semangat meneladani nilai-nilai perjuangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....