AI Perlu Diimbangi Pendidikan Akhlak sejak Dini

  • 22 Jul 2026 07:23 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pendidikan akhlak dan kejujuran dinilai harus menjadi fondasi sebelum anak dikenalkan dengan berbagai disiplin ilmu. Hal itu mengemuka dalam program Cahaya Pagi Pro 4 RRI Surabaya, Rabu, 22 Juli 2026.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gubeng Kemenag Kota Surabaya, Ustadz Noor Hadi, S.Ag., mengatakan perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa manfaat sekaligus tantangan bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, orang tua perlu mendampingi pemanfaatannya.

Menurut Noor Hadi, ajaran agama menempatkan pembentukan karakter dan moral sebagai dasar pendidikan. Nilai tersebut harus ditanamkan sebelum anak menguasai ilmu pengetahuan.

"Sebelum anak diajarkan berbagai ilmu pengetahuan, hal paling mendasar yang harus ditanamkan terlebih dahulu adalah akhlak yang baik, terutama sikap kejujuran. Rasulullah SAW sejak muda telah digelari Al-Amin (yang terpercaya) karena kejujurannya. Nilai inilah yang harus menjadi teladan utama bagi anak-anak kita," ujarnya.

Ia mengingatkan penggunaan AI tidak boleh mengurangi semangat belajar anak. Ketergantungan terhadap AI berpotensi memicu kecurangan akademik saat mengerjakan tugas sekolah.

Mengutip Hadis Riwayat Ahmad tentang amanah dan kejujuran, Noor Hadi menegaskan pemanfaatan AI memerlukan batasan. Teknologi seharusnya menjadi alat bantu, bukan pengganti proses berpikir.

"Jangan semua hal diserahkan atau mengandalkan AI. Harus ada batasan dan aturan yang jelas. Teknologi adalah alat bantu, bukan pengganti proses berpikir dan belajar anak," tegasnya.

Ia menyarankan orang tua menjelaskan manfaat dan risiko AI sesuai usia anak. Penyampaian perlu menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami.

Orang tua juga dianjurkan membangun ruang diskusi terbuka mengenai penggunaan AI. Pendekatan tersebut membuat anak merasa didampingi dan terbuka menyampaikan pengalamannya.

Selain itu, anak perlu memahami batas antara mencari referensi dan melakukan plagiarisme. Edukasi tersebut penting untuk menumbuhkan kejujuran serta menghargai proses belajar.

Melalui pendampingan yang tepat, pemanfaatan AI diharapkan memberi manfaat bagi perkembangan anak. Mereka diharapkan tumbuh cerdas secara digital sekaligus berakhlak dan berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....