Ustazah Haniah: Ukhuwah Kunci Hidup Damai
- 13 Apr 2026 05:39 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Hidup rukun dan penuh kedamaian merupakan dambaan setiap insan, khususnya umat Islam. Dalam tausiyahnya pada program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Surabaya, Senin, 13 April 2026, Ustazah Haniah Pimpinan Pesantren dan Panti Asuhan Mitra Arafah Surabaya menegaskan bahwa ukhuwah atau persaudaraan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kehidupan yang damai dan penuh ketenangan.
Menurutnya, kedamaian tidak akan terwujud tanpa adanya persatuan dan sikap saling menjaga hubungan antarsesama. Umat Islam diingatkan untuk senantiasa berpegang teguh pada ajaran agama dan tidak terpecah belah, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 103, “Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai. Ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu kamu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan nikmat-Nya kamu menjadi bersaudara.”
| Baca juga: Niat karena Allah Kunci Istiqamah Berhijrah |
“Persaudaraan adalah nikmat besar dari Allah yang harus dijaga oleh setiap umat. Jangan sampai perbedaan yang ada justru memecah belah, karena Islam mengajarkan kita untuk tetap bersatu dan saling menguatkan,” ujar Ustazah Haniah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam Islam terdapat tiga bentuk ukhuwah. Pertama, ukhuwah Islamiyah, yaitu persaudaraan sesama Muslim. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 10, “Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”
Kedua, ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan kebangsaan. Dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 13 disebutkan, “Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”
“Perbedaan suku, bangsa, maupun latar belakang bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk saling mengenal dan memahami. Dari situlah akan lahir sikap toleransi dan persatuan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah tidak ditentukan oleh harta, kedudukan, atau suku, melainkan oleh ketakwaannya. Sementara itu, bentuk ketiga adalah ukhuwah insaniyah atau persaudaraan kemanusiaan. Dalam Al-Qur’an Surat Al-Ma’idah ayat 8 disebutkan, “Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.”
Menurutnya, umat Islam diperintahkan untuk menegakkan kebenaran dan berlaku adil kepada siapa pun, tanpa memandang latar belakang. “Jika ukhuwah dijaga dengan baik, maka kehidupan yang damai dan harmonis bukan hanya menjadi harapan, tetapi dapat benar-benar terwujud dalam masyarakat,” ujarnya menutup tausiyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....