Emil Dardak Ajak K3 Jatim Perkuat Ketahanan Sosial
- 12 Apr 2026 14:30 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengajak Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Jawa Timur memperkuat persatuan dan ketahanan sosial. Ajakan ini disampaikan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Emil menilai tekanan global seperti konflik geopolitik dan fluktuasi energi perlu diantisipasi. Penguatan ketahanan sosial menjadi kunci menjaga stabilitas daerah.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan ekonomi. Ketahanan sosial harus diperkuat melalui persatuan dan gotong royong,” ujarnya, Sabtu, 11 April 2026.
| Baca juga: Kominfo Jatim Perkuat Program Perisai Anak |
Ia menegaskan Jawa Timur adalah rumah besar bagi seluruh elemen bangsa. Keberagaman, termasuk warga asal Kalimantan, berperan penting dalam pembangunan.
“Saudara dari Kalimantan berkontribusi nyata di sektor sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, dan usaha,” katanya.
Dari sisi ekonomi, kinerja Jawa Timur menunjukkan capaian positif pada 2025. Pertumbuhan mencapai 5,85 persen, melampaui rata-rata nasional 5,39 persen.
Nilai PDRB ADHB Jawa Timur 2025 tercatat Rp3.403,17 triliun. Capaian ini menjadikan Jawa Timur kontributor terbesar kedua di Pulau Jawa.
Namun, Emil mengingatkan kondisi global tetap harus diwaspadai.nDampaknya mencakup sektor energi, pangan, perdagangan, hingga pariwisata.
Ia juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berdampak ke daerah. Kondisi ini menuntut pemerintah dan masyarakat lebih adaptif serta tangguh.
“K3 Jatim tidak hanya wadah silaturahmi, namun juga berperan menjaga harmoni sosial dan stabilitas masyarakat,” katanya.
Emil mendorong K3 Jatim memperkuat nilai kebangsaan dan persatuan. Ia juga meminta organisasi membangun narasi inklusif dan moderat.
“Saya berharap pengurus menjalankan tugas dengan tanggung jawab, dedikasi, dan integritas tinggi,” ujarnya.
Emil mengajak seluruh elemen memperkuat kolaborasi. Kebersamaan dinilai penting menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Dengan persatuan kuat dan ketahanan sosial kokoh, Jawa Timur akan tetap tumbuh dan berdaya saing,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....