DPRD Jatim Dorong Hemat BBM lewat Transportasi Publik
- 06 Apr 2026 13:39 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - DPRD Jawa Timur mendorong optimalisasi transportasi publik sebagai langkah konkret mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM) di tengah krisis energi global akibat konflik Timur Tengah. Penguatan layanan angkutan umum dinilai perlu dibarengi kebijakan pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor agar konsumsi BBM, kemacetan, dan polusi udara dapat ditekan secara berkelanjutan.
Dalam Dialog Aspirasi RRI Pro 1 Surabaya, Senin, 6 April 2026, Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Freddy Poernomo mengatakan penggunaan transportasi publik seperti bus sekolah, commuter, Trans Jatim, dan Suroboyo Bus perlu terus diperluas agar masyarakat memiliki alternatif mobilitas yang efisien sekaligus hemat energi.
“Kami mendukung penuh penggunaan transportasi publik karena ini langkah konkret mendukung penghematan BBM. Moda seperti bus sekolah, commuter, Trans Jatim, dan Suroboyo Bus harus terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi,” ujarnya.
Menurut Freddy, fasilitas transportasi publik di Jawa Timur pada dasarnya sudah cukup baik, namun masih perlu dioptimalkan, terutama dari sisi perluasan rute, penambahan armada, integrasi antarmoda, serta sarana pendukung di titik keberangkatan dan tujuan.
“Yang perlu dilakukan sekarang adalah optimalisasi kembali, terutama rute, armada, dan sarana pendukung supaya masyarakat benar-benar nyaman kembali menggunakan angkutan umum,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan transportasi publik juga harus dibarengi kebijakan jangka panjang berupa pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor. Menurutnya, pertumbuhan kendaraan pribadi yang tinggi berkontribusi pada kemacetan, polusi udara, dan pemborosan BBM.
“Kami juga akan menyuarakan kebijakan pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor, karena jumlah kendaraan yang terus bertambah berdampak langsung pada konsumsi BBM, kemacetan, dan kualitas udara,” tuturnya.
Sebagai penguat, data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur pada tabel Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kendaraan 2024 menunjukkan kendaraan roda dua dan mobil pribadi masih mendominasi di hampir seluruh daerah. Kondisi ini mencerminkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan individu, sehingga penguatan transportasi publik menjadi solusi penting untuk menekan konsumsi BBM jangka panjang.
Freddy menekankan, sosialisasi budaya hemat BBM dan ajakan kembali menggunakan transportasi publik perlu terus diingatkan agar masyarakat melihat angkutan umum bukan sekadar alternatif, tetapi bagian dari solusi energi dan mobilitas berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....