Strategi Hemat Energi tanpa Mengorbankan Produktivitas
- 31 Mar 2026 12:02 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Upaya penghematan BBM dan BBG tidak selalu identik dengan pembatasan aktivitas ekonomi. Pendekatan efisiensi justru mampu menjaga bahkan meningkatkan produktivitas jika dilakukan terukur.
Ciplis Gema Qoriah, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember, menekankan kecerdasan penggunaan energi. “Artinya dengan ketersediaan yang ada, mampu mengoptimalkan biaya dan manfaat,” katanya.
Menurutnya, efisiensi perlu didukung mitigasi risiko serta optimalisasi sistem digital. Sistem yang tertata rapi akan menekan pemborosan tanpa mengurangi kinerja.
Pada skala rumah tangga, langkah sederhana dapat dimulai dari penggunaan listrik sesuai kebutuhan. Pemilihan perangkat berdaya rendah dan pengelolaan gas efektif turut berperan penting.
Perencanaan penggunaan BBM untuk mobilitas harian juga perlu diperhitungkan matang. Pertimbangan jarak, akses jalan, dan urgensi aktivitas menentukan efisiensi energi.
Ke depan, panel surya rumah tangga dinilai berpotensi dikembangkan bertahap. Dukungan subsidi pemerintah dapat mempercepat adopsi energi alternatif tersebut.
Pada level industri, penggunaan energi direncanakan berdasarkan prioritas produksi. Optimalisasi teknologi dan kecerdasan buatan membantu menekan biaya operasional.
Efisiensi diperkuat melalui desain produksi dan pencahayaan hemat energi. Energi non-fosil seperti surya, air, angin, dan kinetik menjadi alternatif strategis.
Dalam konteks luas, pemerintah berperan memperbaiki infrastruktur transportasi secara berkala. “Semakin tidak bagus jalan semakin banyak energi yang dikeluarkan,” ujar Ciplis.
Ia menilai pengembangan tol dan moda laut serta udara menekan konsumsi BBM. Sistem data transportasi terintegrasi juga meningkatkan efisiensi distribusi antarwilayah.
Wakil Ketua Kadin Jawa Timur Edi Purwanto menegaskan efisiensi bukan pengurangan aktivitas. “Namun lebih pada upaya meminimalisir potensi pemborosan,” katanya.
Substitusi energi, pengaturan operasional, dan perawatan mesin menjadi langkah konkret. Digitalisasi serta pengurangan mobilitas fisik dinilai efektif menjaga produktivitas.
Konsumsi energi rumah tangga terbesar masih berasal dari sektor transportasi harian. Pendekatan terintegrasi dinilai mampu menjaga produktivitas sekaligus keberlanjutan energi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....