Surabaya Printing Expo 2026 Dibuka, Targetkan 15.000 Pengunjung

  • 08 Jul 2026 13:37 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 resmi dibuka di Grand City Convention Center, Surabaya, Rabu, 8 Juli 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-19, pameran industri percetakan terbesar di Indonesia Timur ini berlangsung hingga 11 Juli 2026 dengan menghadirkan lebih dari 150 peserta pameran, termasuk 10 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan Surabaya Printing Expo diharapkan menjadi katalis percepatan pertumbuhan industri grafika di Jawa Timur yang memiliki potensi besar sebagai pusat industri dan perdagangan nasional.

Penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026 diharapkan dapat menjadi katalis bagi percepatan pertumbuhan industri grafis di Jawa Timur.

"Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi terkini, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang kemitraan dan pasar baru yang mendukung transformasi industri grafika menuju era digital yang lebih inovatif, efisien, dan berkelanjutan," ujar Daud.

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia PPGI, Ahmad Mughira Nurhani, menambahkan SPE 2026 bukan sekadar ajang jual-beli mesin. Pameran ini juga menjadi ruang solusi bisnis bagi industri grafika untuk merespons tekanan ekonomi, perubahan perilaku konsumen, dan kebutuhan efisiensi produksi.

"Pelaku industri kini perlu melihat peluang yang lebih besar pada sektor packaging, labeling, smart packaging, percetakan kustom, serta kebutuhan cetak untuk e-commerce. Sektor tersebut dinilai tetap tumbuh progresif ketika pasar cetak komersial konvensional mulai menghadapi kejenuhan." ujarnya.

Opening ceremony Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 di Grand City Convention Center, Surabaya (Foto: RRI/ Ermina)

Pameran ini menjadi wadah bertemunya produsen, distributor, pelaku usaha, desainer, hingga profesional industri untuk memperluas jejaring bisnis, mempercepat adopsi teknologi, serta mendorong pertumbuhan industri percetakan, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Selama empat hari penyelenggaraan, SPE 2026 menargetkan sedikitnya 15.000 pengunjung.

Pengunjung dapat menyaksikan langsung demonstrasi berbagai teknologi percetakan modern, mulai dari digital printing, offset printing, pencetakan tiga dimensi (3D printing), ultraviolet (UV) printing, hingga sistem web-based printing yang semakin efisien dan hemat biaya. Seluruh teknologi tersebut ditampilkan oleh berbagai merek nasional maupun internasional.

Selain pameran, SPE 2026 juga menghadirkan seminar dan workshop yang membahas perkembangan industri grafika, digitalisasi, inovasi produk, strategi bisnis berkelanjutan, hingga pengembangan jejaring usaha.

Salah satu agenda unggulan adalah workshop bertajuk "Dari Ide ke Merchandise: Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Desain Merchandise Kreatif" yang membahas pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses kreatif, mulai dari pengembangan ide hingga menghasilkan produk merchandise bernilai komersial.

SPE 2026 juga menggelar seminar "Strategi UMKM Naik Kelas Melalui Bisnis Kreatif dan Kemasan Produk" yang mengupas pentingnya inovasi, penguatan merek, serta desain kemasan sebagai strategi meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar nasional maupun internasional.

Pameran Surabaya Printing Expo 2026 dibuka untuk umum setiap hari pada 8–11 Juli 2026 pukul 10.00 hingga 19.00 WIB di Grand City Convention Center Surabaya. Pengunjung dapat melakukan registrasi secara daring maupun langsung di lokasi pameran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....